Empat Lawang I Kendati hasil resmi perhitungan suara Pilkada Empat Lawang belum diputuskan KPU. Namun pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Empat Lawang nomor urut 2, Joncik Muhammad-Yulius Maulana (JM-YUS) dipastikan akan memenangkannya, berdasarkan hitung cepat lembaga survei dan hitungan manual PPK. Terkait hal itu, Paslon nomor urut 3 dari jalur independen Yulizar Dinoto – Kison Syahrin (Noto-Kison), telah memberikan ucapan selamat kepada JM-YUS, dan siap mendukungnya memimpin Kabupaten pecahan dari Lahat tersebut.
“Kita ini jalin silaturahmi, selain sama-sama dari Lintang, kami ini masih keluarga dan sudah kerjasama sejak 1996 lalu. Kami menggabungkan kembali kekuatan, dan Saya akan menandatangani hasil pilkada Empat Lawang dan tidak akan melakukan gugatan,” kata Yulizar Dinoto, Selasa (3/7), di Rumah Makan Sri Melayu Palembang.
Menurut Noto sapaan akrab Yulizar Dinoto, pihaknya mensuport hasil Pilkada itu untuk menjaga suasana pasca pencoblosan hingga pelantikan Joncik- Yulius terus kondusif.
“Kami mensuport hasil pilkada tahun ini. Dan kami berkomitmen sepenuhnya mendukung JM-YUS memimpin Empat Lawang. Kami yakin Empat Lawang bakal maju dan mampu mensejajarkan dirinya dengan kabupaten dan kota di Sumsel,” tandasnya.
Sementara Joncik Muhanmad didampingi Yulius Maulana, mengucapkan terima kasih atas dukungan Noto- Kison terkait hasil Pilkada Empat Lawang, yang dinilainya berjalan demokratis dan masih kondusif, meski ada beberapa insiden yang sempat terjadi jelang pencoblosan.
Dirinya juga siap melaksanakan program- program yang ia janjikan saat kampanye nanti, untuk Empatlawang lebih baik.
“Saya ucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Empatlawang yang sudah mempercayai kita, termasuk dukungan Noto- Kison, sehingga Empatlawang tetap kondusif. Ini kemenangan masyarakat Empat Lawang, bukan kami atau tim kami, dan kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terkait, termasuk pihak keamanan yang mengamankannya tetap kondusif,” katanya.
“Pilkada telah usai, lupakan dan jangan terjebak dengan masa lalu, buang jauh-jauh, lembutkan hati dan lupakan perbedaan karena kita semua bersaudara. Kami mengajak ke pada seluruh kalangan, element, dan unsur lainnya. Sudah saatnya kita bergandeng tangan, bersama-sama, bahu-membahu memajukan daerah kelahiran kita ini. Jika bukan kita, siapa lagi?. Jika bukan sekarang, kapan lagi?,” ungkapnya.(Rd)
