Tidak ada korban jiwa dalam aksi penyerangan tersebut, namun beberapa pos keamanan dan camp milik perusahaan jasa keamanan tersebut rusak, dugaan sementara motif penyerangan ini terkait adanya warga yang ditangkap oleh pihak perusahaan karena melakukan pencurian.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan sekitar 50 orang dengan menggunakan sepeda motor melakukan konvoi menuju ke kantor PT RIM yang merupakan sub kontraktor PT OKI Pulp and Paper Mills yang bergerak di bidang jasa keamanan.
Saat melintasi pos security, massa langsung melakukan pengerusakan terhadap sejumlah pos security yang dilewatinya hanya dalam tempo waktu 5 – 10 menit. Tak sampai disitu, kemudian rombongan massa itu bergerak menuju ke kantor security RIM dan melakukan pengrusakan terhadap Mess karyawan.
Usai melakukan aksinya, rombongan massa selanjutnya meninggalkan lokasi perusahaan. Selanjutnya kasus pengerusakan ini ditangani oleh anggota Pam Obvit Polda Sumsel yang bertugas di kawasan PT OKI Pulp and Paper Mills dan jajaran Polres OKI serta personel Kodim 0402 OKI.
Kapolres OKI, AKBP Amazona Pelamonia SIK membenarkan adanya kejadian tersebut dan saat pihaknya sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menangkap pelaku serta mengungkap motif dibalik penyerangan yang dilakukan puluhan massa tersebut.
“Saat ini Kasat Reskrim dan anggota untuk melakukan olah TKP, motif kasus tersebut sedang dilakukan penyelidikan dan berdasarkan informasi yang dihimpun sebelumnya ada warga setempat yang ditangkap oleh pihak perusahaan, karena melakukan pencurian, karena tidak senang diduga warga melakukan penyerangan, hingga saat ini belum diketahui dari mana saja warga berasal, namun diperkirakan dari warga setempat,” bebernya.
Terpisah Dandim 0402 OKI Letkol Kav Dwi Irbaya S didampingi Danramil Air Sugihan, Kapten Arh Marsito mengatakan, pihaknya saat ini ikut membantu pengamanan dan melakukan monitoring di wilayah PT RIM. “Kondisi saat ini kondusif, massa sudah membubarkan diri,” cetusnya. (Romi)
