Deni tak semujur remaja lain di luar sana pada umumnya. Sejak tujuh bulan terakhir, Ia hanya bisa menghabiskan hari-harinya di tempat tidur, ini karena kaki kirinya terdapat tumor ganas.
Saat wartawan berkunjung ke rumahnya, Sabtu (11/11), tampak wajah Deni terlihat layu dan pasrah. Badanya kurus, terlebih begitu memprihatinkan, kondisi kaki kiri Deni bengkak, ukurannya seperti bola kaki, ternyata itu bukan bengkak biasa, itu Tumor Ganas yang sudah tujuh bulan dideritanya.
Mulanya, kaki Deni terbentur kayu, kemudian diurut, setelah diurut kakinya bertambah bengkak.
“Awalnya terbentur kayu, lalu diurut, setelah diurut kakinya ini kian hari tambah bengkak,” kata sang ayah, Suhardi (45).
Diakui Suhardi, sang anak pernah dirawat ke Rumah Sakit Tebing Tinggi, dirujuk ke Linggau, terus dibawa ke Palembang.
“Waktu di Palembang, dokter sudah ngomong kalau dia ini kena tumor ganas, kakinya harus dipotong (amputasi), tapi Deni tidak mau, lalu kita bawa pulang,” jelasnya.
Salah seorang kerabat, Arianto (47), mengaku, sudah berbagai cara telah dilakukan, dan segala jenis obatpun sudah dicoba untuk kesembuhan keponakannya Deni tersebut.
“Segalo obat la kito cubo galo, uji orang obat ini laju, obat itu laju, tapi belum ada hasil. Tinggal kita menunggu mukjizat tuhan tula lagi, yang penting kita sudah usaha, dan kami mohon doa dan bantuannya untuk kesembuhan anak kami Deni ini,” ujarnya.
Kepala Sekolah SD Negeri 8 Saling, Ansori, menyebut, Deni merupakan muridnya waktu dia masih SD.
“Dia ini murid Saya dulu, sempat dibawa ke Palembang rencananya mau dipotong kakinya tapi dia tidak mau, sedih saya melihatnya,” tuturnya.
Ketua BPD Desa Tanjung Ning Jaya, Iwan Mustika, mengaku, kalau Deni ini sudah dirawat di Rumah Sakit Palembang beberapa bulan yang lalu.
“Dia ini sudah kita bawa ke Puskesmas, terus kita bawa ke Rumah Sakit, bahkan sampai kita bawa ke Palembang,” akunya.
Saat ini keluarga Deni sangat memerlukan bantuan dari semua pihak untuk kesembuhan ABG 16 tahun tersebut,”kami sangat berharap ada dermawan yang mau mengulurkan tangannya untuk membantu kesembuhan warga kami ini,” harapnya
Terpisah, Camat Saling, Suandi Sony, ketika dikonfirmasi belum mengetahui hal ini. “Belum, Saya belum tahu info itu, belum ada laporan kades, Saya lagi kondangan,” tukasnya singkat (*)
