Lahat

​Kikim Selatan, Kota Agung, dan Tanjung Sakti Bersiap Menjadi Magnet Investasi Baru di Lahat

7

Lahat – Upaya Pemerintah Kabupaten Lahat dalam mempercepat pembangunan dan kemudahan investasi terus membuahkan hasil nyata. Kali ini, Kabupaten Lahat resmi meraih dukungan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di tiga kawasan potensial, yakni Kecamatan Kikim Selatan, Kota Agung, dan Tanjung Sakti.

​Kabar baik tersebut mengemuka saat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lahat, Ir. Jeffran, mewakili Bupati Lahat, menghadiri ajang bergengsi “Rapat Koordinasi & Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Region I” yang dihelat oleh Direktorat Jenderal Tata Ruang di Jakarta, Selasa (29/9/2026).

​Mewakili Bupati Lahat, Ir.Jeffran Azsyapputra, S.T. mengungkapkan bahwa penetapan RDTR bagi Kikim Selatan, Kota Agung, dan Tanjung Sakti merupakan pijakan penting untuk memetakan arah pembangunan wilayah secara presisi, terukur, dan berwawasan lingkungan.

​”Ini merupakan sinergi dan komitmen nyata kita bersama Pemerintah Pusat. Melalui penyusunan RDTR di tiga wilayah ini, tata ruang daerah akan semakin terstruktur. Langkah ini tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi ruang wilayah, tetapi juga menjadi kunci utama dalam membuka keran investasi di Kabupaten Lahat,” ujar Ir. Jeffran dengan optimis.

​Lebih lanjut dijelaskannya, ketiga kawasan tersebut memiliki nilai strategis dan keunggulan komparatif yang tinggi, mulai dari komoditas pertanian, perkebunan, hingga potensi pariwisata daerah yang melimpah.

Kehadiran RDTR yang terintegrasi secara digital nantinya dipastikan mempercepat perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS).

​Dengan hadirnya tata ruang yang matang dan transparan, Pemkab Lahat optimis mampu menarik minat para investor untuk menanamkan modalnya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan. Sfr

Exit mobile version