Berita Daerah

Khasan Mantan Pejuang di OKI yang Terbuang

192
img-20161110-wa0024_1
Danramil Kayuagun,Kapten Inf RM Hatta saat mengunjungi kediaman Khasan Resmi.

KAYUAGUNG I Miris, nasib Khasan Resmi (115), mantan pejuang di Kabupaten OKI ini tak bisa menikmati buah perjuangannya. Kakek rentah yang merupakan warga Desa Lubuk Seberuk, Dusun 1, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI ini harus rela tinggal digubuk reot selama puluhan tahun.

Gubuk yang ditempati Khariman dan anak perempuannya ini hanya berlantaikan tanah dan berdinding kayu. Mirisnya, kondisi sang mantan pejuang ini luput dari perhatian pemerintah dan belum pernah mendapatkan bantuan apapun.

Mendapat laporan adanya mantan pejuang yang terlupakan tersebut hidup Danramil Kayuagung, Kapten Inf RM Hatta langsung memberikan bantuan perehaban tempat tinggal milik Khasan Resmi, mulai dari lantai tanah yang kini disulap dengan semen, jamban dan kamar mandi yang sebelumnya tidak ada, kini telah dibangun.

“Alhamdulillah kita berikan bantuan rehab untuk tempat tinggal pak Khasan Resmi, kasihan dia tinggal di rumah yang tidak layak,”ungkap Danramil Kayuagung, RM Hatta, Kamis (10/11/2016).

Menurut Hatta, Khasan termasuk salah satu veteran yang berjuang memba, tahun 1950 dia sudah hijrah ke sumatera, dari Jawa Barat, Siliwangi. Sayang buah perjuangannya tak bisa dinikmati dimasa senja, karena tak terdata sebagai veteran, akibat hilangnya surat-surat bukti perjuangan miliknya pada zaman pergerakan. “Sempat diusulkan agar diurus ke Siliwangi, namun karena faktor usia dan jauhnya jarak, Khasan hanya bisa pasrah,”ungkap Hatta.

Jiwa dan semangat juang Khasan masih terlihat jelas, setiap HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus, ia aktif ikut upacara bendera di kecamatan setempat.

Selain tak termasuk data veteran, Khasan juga tak mendapat bantuan dari Dinas Sosial OKI, bahkan bantuan lain.

Diusia senja ini Khasan tak bisa  menikmati buah perjuangannya, namun justru sebaliknya, ia harus bergelut dengan kerasnya kehidupan untuk bisa bertahan dari hari kehari.

Beruntung, rumah reot sebagai istananya menghabiskan hari tua mendapat bantuan rehab dari anggota Koramil Kayuagung. “Semoga kedepan ada perhatian dari pihak ketiga lainnya,”katanya (Romi)

Exit mobile version