Musi Banyuasin

Ketua DPRD Empat Lawang Dapat ‘Surat Kaleng’

174
×

Ketua DPRD Empat Lawang Dapat ‘Surat Kaleng’

Sebarkan artikel ini
Ketua-DPRD-4L
pemkab muba pemkab muba
Ketua DPRD Empat Lawang Dapat ‘Surat Kaleng’
Ketua DPRD Empat Lawang H David Hadrianto Aljufri

EMPAT LAWANG I Ketua DPRD Empat Lawang H David Hadrianto Aljufri belum lama ini menerima surat tanpa diketahui dengan jelas siapa pengirimnya atau yang sering disebut ‘Surat Kaleng’.

Isi surat kaleng itu kurang lebih berisikan, bahwa ada salah satu kepala intansi dijajaran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang memotong hak bawahannya, untuk memberi Bupati Empat Lawang, lalu Ketua DPRD Empat Lawang, dan Kejaksaan Empat Lawang.

“Saya terkejut ketika mendapatkan surat kaleng itu. Yang membuat terkejut itu isi suratnya bahwa kepala intansi itu memotong hak bawahannya, salah satunya untuk memberi saya,” ujar David kepada awak media, belum lama ini.

Setelah mendapatkan surat itu, David, langsung memanggil bawahan kepala intansi tersebut, dengan maksud menanyakan secara langsung kebenaran isi surat kaleng tersebut.

“Kita tidak tahu siapa yang menulis surat itu, sebab tidak ada nama si pengirim. Setelah mendapatkan surat itu saya memanggil langsung bawahan kepala intansi yang dimaksud dalam surat itu,” kata David.

Surat kaleng tersebut, kata David, diterimanya di bulan Oktober 2016 namun tanggal dibuatnya surat itu sudah sejak maret 2016. “Tentu saja saya tidak terima isi surat itu, karena saya tidak pernah meminta dan tidak pernah menerima uang apapun yang dimaksud dalam surat kaleng tersebut,” tukasnya.

Terkait permasalah adanya surat kaleng ini, Bupati Empat Lawang saat dibincangi awak media belum lama ini mengaku, belum mengetahui secara pasti mengenai isi surat kelang tersebut. “Saya belum menerima surat itu,” kata Syahril.

Syahril menyebutkan, terlebih dahulu akan mencari kebenaran isi surat kaleng tersebut. Apabila isi surat kaleng itu benar tentunya akan dilakukan evaluasi.

“Nanti kan setiap enam bulan sekali ada evaluasi. Nah disitu lah jika ada kepala intansi yang kinerja tidak bagus akan dievaluasi,” pungkasnya.(RD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *