Ketua Humanika kabupaten Lahat Ahmad Birwansyah mengatakan, kabupaten Lahat adalah salah satu dari dua daerah diSumsel yang mendapatkan banyuan mobil kesehatan dari UNICEF. Namum, sejak 2014 lalu hingga kini kendaraan tersebut tidak ada diRSUD Lahat sehingga hal ini sangat disayangkan.
“Mobil tersebut sudah pernah dipertanyakan, namun, dalih Dirut RSUD Lahat, mobil itu sekarang lagi keliling kesemua desa-desa yang ada di Kabupaten Lahat,”ujarnya.
Dijelaskannya, mobil WHO dari UNICEF tersebut merupakan kebanggan seluruh masyarakat dikabupaten Lahat karena didatangkan langsung dari Jerman. Untuk itu, jika dipergunakan dengan baik maka dampaknya sangat positif apalagi, untuk meninjau daerah pelosok sangat dibutuhkan kendaraan medis yang tangguh.
“Mobil ini, walaupun sampai hancur sekalipun harus tetap ada bangkainya. Tidak boleh digunakan sebagai kendaraan pribadi. Pemkab Lahat harus jeli agar aset negara tersebut tidak hilang,”imbuhnya.
Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lahat, Drs Farhan Berza MM MBA menuturkan, mobil bantuan dari WHO yang mendapatkan hanya dua Kabupaten se-Sumsel yakni, Kabupaten Lahat, dan Kabupaten Muara Enim. Dikucurkannya mobil dari UNICEF ini untuk RS agar dapat membantu masyarakat yang ada, karena, fasilitas didalam mobil tersebut cukup lengkap. Dan mobil itu, harus stanbay 1×24 jam di RSUD Lahat.
“Dalam aturannya sendiri, mobil ini tidak bias dilelang apalagi diperjual belikan, dan tanggungjawab atas mobil ini, langsung Dirut RSUD Lahat sendiri,”jelasnya.
Direktur RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Lahat Dr Hj Laila Cholik MKes, melalui Sekretaris RSUD Lahat Nurul mengungkapkan, yang berhak memberikan jawaban terhadap keberadaan mobil tersebut adalah Dirut RSUD Lahat dan saat ini beliau belum bisa ditemui dan Hp nya sendiri dihubungi sedang tidak aktif.
“Kalau untuk komentar masalah mobil itu, yang berhak hanya Dirut, kita sudah mencoba menghubunginya tapi Hp nya sedang tidak aktif, untuk keberadaannya sendiri kami tidak tahu. Silakan saja jika mau memberitakan masalah mobil itu,”pungkasnya. (frm)













