Berita Daerah

Iskandar SE Dinilai Mampu Menjaga Budaya OKI

180
iskandar-se

KAYUAGUNG I Sejumlah masyarakat, khususnya Kecamatan Kota Kayuagung dan masyarakat Kabupaten OKI umumnya mengaku sangat bangga dengan kepemimpinan Bupati H Iskandar, SE karena dinilai mampu menjaga nilai-nilai budaya Kabupaten OKI.

Apresiasi itu disampaikan tokoh masyarakat Koya Kayuagung H Tarmusi saat final lomba bidar mini di Kelurahan Paku Kayuagung, kemarin.

“Kayuagung ini sangat kaya dan kental akan adat dan  budayanya. Kami sangat mengapresiasi upaya pemerintah Kabupaten OKI yang senantiasa menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya,”kata H Tarmusi.

H Tarmusi mengatakan peradaban masyarakat OKI khususnya Kayuagung dimulai dari sungai sehingga kehidupan masyarakat sangat dekat dengan sungai.

“Dulu ada perahu kajang. Nenek moyang kami mengayuh sauh menuju hilir menjual tembikar. Mereka merasa sangat bangga jika sudah berada di atas sungai,” tutur H Tarmusi.

Peradaban sungai ini, kata dia, patut dijaga dengan menjadikan sungai sebagai pusat kegiatan seperti melestarikan lomba bidar mini di Sungai Komering. “Setiap perayaan hari besar, tidak lengkap rasanya jika tidak ada lomba bidar di Sungai Komering. Sejauh ini kami lihat budaya ini terus dilestarikan. Harapan kami tentu even ini menjadi agenda tahunan dan destinasi wisata budaya,”jelasnya.

Sementara itu, Bupati OKI H Iskandar, SE mengajak warga untuk selalu menjaga adat istiadat yang merupakan nilai dari kearifan lokal dan membangun karakter masyarakat. “Nilai kearifan lokal dan norma banyak terkandung dalam budaya dan istiadat kita.  Ini hal positif untuk dijaga dan dilestarikan. Untuk itu kami akan selalu mendukung adat istiadat yang ada di setiap desa,” ujar Iskandar.

Menurut Iskandar, OKI adalah negeri lintas peradaban. Semua kebudayaan ada di daerah ini. Untuk itu, pihaknya berharap keberagaman budaya ini dapat menjadi kekuatan dalam kebersamaan membangun OKI Mandira.

“Setiap adat dan kebudayaan patut dijaga dan dilestarikan. Itu menjadi warisan yang tak ternilai. Untuk itu mari kita jaga keberagaman ini dalam bingkai kebersamaan,”ucap H Iskandar.

Sementara itu, lomba bidar mini di Sungai Komering dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten OKI ke 71 ditutup dengan kemenangan tim bidar dari Kelurahan Kedaton yang sebelumnya mengalahkan tim bidar Desa Tanjung Menang pada urutan ke dua dan tim bidar Kelurahan Kayuagung Asli diurutan ketiga.

Lomba bidar mini tahun ini terbilang unik karena pengayuh bidar terdiri dari perangkat desa dan kelurahan.

Camat Kota Kayuagung, Dedy Kurniawan, S. STP mengatakan tujuan dilibatkannya peserta bidar mini dari perangkat desa ini agar terjalin kekompakan dan kebersamaan antar pelayan masyarakat. “Semua ikut memeriahkan termasuk perangkat desa dan kelurahan sehingga terjalin kebersamaan antara masyarakat dengan aparat desa dan kelurahan,” kata Dedy.

Lomba bidar mini ini juga dimeriahkan oleh pertandingan eksebisi antara tim bidar Kodim 0402 OKI dikomandoi Dandim Letkol Kav Dwi Irbaya Sandra , Dishub OKI dan Pol PP. Setelah pertandingan sengit regu bidar mini Dishub OKI keluar sebagai juara pertama. (romi)

Exit mobile version