Musi Banyuasin

Insentif Belum Cair, Dokter dan TKS di RSUD Empat Lawang Mengeluh

183
Uang

EMPAT LAWANG I Janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang yang akan membayar hutang Rp367 juta untuk uang insentif Dokter dan Tenaga Kerja Sukarela (tks) dilingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Empat Lawang sampai saat ini belum terealisiasi.

Hal itu menimbulkan keluhan dari Tks dilingkungan RSUD Empat Lawang, pasalnya mereka sangat mengharapkan hak mereka itu dibayarkan.

“Sampai saat ini belum ada dibayar insentif kami bulan November dan Desember tahun 2016 lalu, padahal kami memiliki kebutuhan,” ujar salah seorang TKS yang tak ingin namanya disebutkan, Kamis (23/3).

Pemkab Empat Lawang, kata dia, harus menepati janji mereka untuk membayar hak mereka. “Yang jelas janji itu kami tunggu, kami bekerja ini untuk mencari uang dan untuk memenuhi kebutuhan hidup,” cetusnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Empat Lawang, dr Devy Andrianty mengatakan, pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin dalam permasalahan ini. Bertemu langsung dengan Bupati Empat Lawang untuk mencari solusinya.

“Kami ajak langsung bersilahturahmi menemui pak Bupati, menanyakan terkait belum terbayarnya uang tersebut. Alhamdulillah, pak Bupati berjanji akan membayarnya ditahun ini,” ujar Devy.

Untuk tekhnis pembayarannya, kata dia, belum bisa dipastikan kapan. Apakah di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) induk atau di APBD Perubahan. Namun, yang jelas sudah ada titik terangnya untuk penyelesaian permasalahan tersebut.

“Permasalahan itu bukan karena kesalahan Pemkab, tapi memang ada keterlambatan dari pihak RSUD. Kesalahan tekhnis di RSUD. Saat ini BPKAD sedang berkonsultasi dengan pihak BPK untuk tekhnis pencairannya. Mudah-mudahan bisa segera dicairkan secepatnya,” tukasnya (Ridi)

Exit mobile version