Berita Daerah

Ini Faktor Kurangnya Curah Hujan di Wilayah Barat Sumsel

159
Hujan

LUBUKLINGGAU I Kurangnya intensitas hujan dibeberapa wilayah sejak beberapa pekan terakhir, khususnya di Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musirawas dan Kabupaten Muratara, lebih diakibatkan faktor angin.

Kepala Seksi Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Kenten Palembang, Indra Purna mengungkapkan, terkait beberapa daerah yang jarang turun hujan di musim penghujan ini, hanya terjadi di wilayah barat Sumatera Selatan saja.

“Hal ini terjadi karena penurunan curah hujan, akibat faktor angin ke arah timur. Ini lebih dikarenakan pola angin dari Australia kurang membawa uap air,” ungkapnya.

Pihaknya menampik jika berkurangnya curah hujan ini, karena mendekati musim kemarau.

“Ini sifatnya sementara, intensitas hujan akan tinggi lagi pada pekan ketiga Januari. Dan, hujan akan kembali normal hingga masa jelang kemarau pada akhir Mei mendatang,” jelasnya.

Terkait terpantaunya Hot Spot (titik panas), diakuinya hanya bersifat dipermukaan saja. Namun, menurutnya tidak mengalami titik panas yang berkepanjangan.

“Jadi sifatnya bukan kebakaran jangka panjang dan akan hilang dengan turunnya hujan. Yang jelas, berkurangnya curah hujan tidak ada terjadi fenomena dan anomaly cuaca. Karena, pembentukan awan cenderung ketengah dan ke timur wilayah Sumsel,” ungkapnya. (Mulyadi)

Exit mobile version