Berita Daerah

Implementasikan Pengecatan 33 Rumah Kota Lama. Ini kata Bupati OKI

204
×

Implementasikan Pengecatan 33 Rumah Kota Lama. Ini kata Bupati OKI

Sebarkan artikel ini
bupati-oki-cat-rumah
pemkab muba pemkab muba
Implementasikan Pengecatan 33 Rumah Kota Lama. Ini kata Bupati OKI
Bupati OKI, Iskandar SE saat melakukan pengecetan rumah di Kota lama kayuagung.

KAYUAGUNG I Bupati OKI H Iskandar, SE memuji dan mengapresiasi tinggi atas kinerja Camat Kayuagung Dedy Kurniawan yang telah mengimplementasikan program pengecatan 33 rumah kota lama Kayuagung disepanjang aliran Sungai Komering, Kelurahan Mangunjaya, Kecamatan Kayuagung, OKI. Melalui pengecatan rumah ini diharap tambah mempercantik keberadaan kota tua Kayuagung.

“Atas atensi pak camat ini, saya sangat mengapresiasi sekali. Ini program yang sangat luar biasa sekali. Kawasan kota lama Kayuagung ini dikenal sangat bersejarah sehingga patut dilestarikan agar tidak tergerus oleh zaman berupa pembangunan-pembangunan rumah saat ini,” kata Bupati OKI H Iskandar, SE disela-sela rangkaian event spesial akhir tahun bertajuk “Kota Lama Herritage Colortastic Fun Run 2016”.

Iskandar melanjutkan bahwa pihaknya memiliki tanggungjawab besar untuk melestarikan nilai-nilai budaya, termasuk dalam hal pengecatan rumah warga ini.

Kegiatan ini jika diuangkan dan dikasih per rumah tangga dipastikan uangnya akan cepat habis. Namun jika langsung digunakan untuk sarana sosial, prasarana umum dan untuk pemberdayaan masyarakat akan lebih mengguntungkan.

“Bukan sekadar pengecatan rumah saja, agar lebih indah disekitar rumah dipasangkan lampu penerangan dan taman. Saya optimistis jika Kayuagung bersih dan cantik, tentu akan menarik wisatawan datang kesini,” tutur Iskandar.

Iskandar juga mengaku kalau kegiatan ini tidak akan berarti tanpa didukung masyarakat. Ini baru 33rumah dan dipastikan kedepan bertambah jadi 50rumah. “Saya harap juga perusahaan lain di OKI mengikuti jejak PT Sampoerna Agro, PT OKI Pulp, Sinarmas Forestry, Bank BNI Cabang Kayuagung, XL Axiata ikut andil dalam mempercantik Kota Kayuagung,” kata Bupati.

Sementara itu, tokoh masyarakat, Abdul Sori, warga Mangun Jaya mengaku sangat mengapresiasi langkah Bupati OKI H Iskandar SE yang telah menata rumah-rumah warga dipinggir aliran sungai, termasuk adanya taman dan penerangan.

“Kami harap bapak tidak jenuh untuk memimpin OKI. Periode yang akan datang diharapkan bapak tetap kembali memimpin OKI ini. Jujur ya pak, yang menentukan warna cat rumah kami ini adalah kami sendiri dan bukan ditentukan panitia,” ujarnya.

Terpisah, Camat Kayuagung Dedy Kurniawan didampingi Sekretaris Panitia Pelaksana Adi Yanto, S. Pd menambahkan, Kota Lama itu adalah aset kita. Tapi sekarang ini masih banyak warga yang belum menyadarinya. Padahal multi effectnya sangat besar. “Untuk itu masyarakat diharapkan dapat lebih kreatif dalam rangka mengangkat derajat kota lama Kayuagung dimata masyarakat luar,” kata Dedy.

“Kami optimistis Kota Lama akan dicari banyak wisatawan, khususnya untuk mencari spot fotografi.  Sebagai warisan  budaya, di Kota Lama masih ada rumah batu bercorak Eropa dan Cina. Ya, rumah pertama di Kayuagung didirikan tahun 1912. Nilai histori inilah yang diharapkan mampu menarik kunjungan wisata,” terangnya. (Romi Maradona)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *