Arak-arakan pawai diawali dengan penampilan marching band, disusul arak-arakan anak TK hingga SMA. Peserta pawai pembangunan mengenakan kostum karnaval beraneka ragam.Tak hanya pakaian yang mencolok, arak-arakan unik lainnya menampilkan beragam khas dan budaya di Kabupaten OKI ditambah dengan aksi teatrikal yang dibawakan siswa-siswi SMA. Kemudian sepasang anak-anak lelaki dan perempuan yang mengenakan pakaian adat.
“Pawai ini untuk menampilkan semua potensi baik itu seni dan budaya, ekonomi, sosial, dan pemerintah. Harapannya mereka bisa bersinergi untuk bersama-sama membangun OKI,” jelas Husin.
“Seperti paguyuban batak, padang, jawa dan tionghoa, semua ikut berpartisi. Ini merupakan rangkaian kegiatan HUT RI ke71,” singkatnya.
Berdasarkan pantauan, ribuan masyarakat antusias menyaksikan pawai tersebut bahkan rela berpanas-panasan hanya untuk menyaksikan pawai tersebut.
” Meski harus berdesak-desakan dan kepanasan,saya bersama keluarga sangat senang dan terhibur menyaksikan pawai yang diselenggarakan pada tahun ini,”tuturnya. (Adv)
