Musi Banyuasin

Gedung Pasar Rakyat Pulo Emass Terbengkalai

385
IMG20170130162747_1

EMPAT LAWANG I Bangunan gedung Pasar Rakyat di Pulo Emass yang dibangun Pemerintah Kabupaten Empat Lawang terbengkalai.

Gedung yang belakangan terakhir menelan anggaran hingga miliaran tersebut, sudah bertahun-tahun tidak memiliki fungsi.

Pantau dilokasi, Senin (30/1), kondisi disekeliling luar gedung sudah diselimuti semak, rumput liar tumbuh subur. Tidak hanya itu saja, di dalam gedung, banyak berserakan sampah.

“Sudah bertahun-tahun bangunan ini terbengkalai dan sama sekali tidak berfungsi. Sangat disayangkan jika pembangunan yang dibangun pemerintah dibiarkan begitu saja,” ungkap Ridwan, Warga Tebing Tinggi, kemarin.

Mantan Kepala Disperindag Kabupaten Empat Lawang, Peterson Okki Bial, menuturkan, Gedung Pasar Rakyat dibangun pada 2013 dan merupakan bantuan dari pihak kementerian.

“Itu bantuan dari Kementerian Perdagangan, anggarannya kalau tidak salah Rp 1 Miliar lebih,” bebernya.

Hanya saja, kata Peterson yang kini menjabat Kepala Bappeda Empat Lawang, meski gedung sudah selesai dibangun, belum ada serah terima dari pihak pusat ke daerah.

“Memang gedung itu sudah dibangun, namun sayangnya pihak pusat belum menyerahkan ke kita,” katanya.

Terpisah, Koordinator ICW4L, Adyasco Herwindo, menyayangkan bangunan yang sudah dibuat terbengkalai begitu saja.

“Jelas disayangkan, terlepas anggaran itu dari mana, tapi itu kan uang rakyat. Semestinya pihak pemerintah daerah harus lebih gesit memanfaatkan bangunan yang sudah dibangun untuk difungsikan. Jika tidak difungsikan, nanti akan menimbulkan kesan pemborosan anggaran,” tandasnya.

Sementara, Kepala Disperindag Kabupaten Empat Lawang, Rudianto, hingga berita ini ditayangkan belum dapat dikonfirmasi. (RD)
Exit mobile version