Palembang

FSI Sumsel Matangkan Persiapan Jangka Panjang Menuju Level Nasional

55
×

FSI Sumsel Matangkan Persiapan Jangka Panjang Menuju Level Nasional

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

Palembang — Federasi Savate Indonesia (FSI) Sumatera Selatan terus menggeber persiapan jangka panjang menuju panggung nasional. Melalui Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Minggu (4/11/2026), FSI Sumsel menegaskan komitmennya menjadikan Savate sebagai cabang olahraga prestasi yang diperhitungkan di Indonesia.

Raker ini diikuti oleh Dr. (C) H. Aan Rizalni Kurniawan, SH., MH selaku Ketua Umum Pengcab FSI Palembang, Andre Macan selaku Kepala Bidang Hukum dan Etik Pengprov FSI Sumsel yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Pengcab FSI Palembang, serta seluruh Pengurus Cabang FSI kabupaten dan kota se–Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan Savate di daerah tidak lagi bersifat seremonial, melainkan diarahkan secara sistematis, terukur, dan berbasis target prestasi.

Ketua Umum FSI Sumatera Selatan, Dr. Amiruddin Sandy, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa transformasi organisasi menjadi fokus utama dalam menghadapi tantangan olahraga modern.

“Savate Sumatera Selatan harus naik kelas. Kita ingin pembinaan atlet berjalan berjenjang, organisasi kuat, dan prestasi mampu bersaing di level nasional,” tegas Amiruddin dalam sambutannya.

Rapat kerja ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting Savate Sumsel, di antaranya Pembina FSI Sumsel Dr. dr. H. Harun Hudari, Sp.Pd., KPTI., FINASIM., H. M. Thahir Ritonga, AP., M.Si., Wakil Ketua FSI Sumsel Ardiansyah, SKM., MM., jajaran pengurus provinsi, hingga para Ketua Pengcab dari seluruh daerah di Sumatera Selatan.

Menariknya, Raker FSI Sumsel 2026 juga mendapat perhatian dari KONI Sumatera Selatan. Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sumsel, Syafril Chaniago, hadir langsung dan menilai Savate memiliki peluang besar untuk berkembang apabila pembinaan dilakukan secara konsisten dan selaras dengan agenda olahraga daerah.

“FSI Sumsel sudah berada di jalur yang tepat. Tinggal bagaimana program ini dikawal agar benar-benar menghasilkan atlet berprestasi untuk kejuaraan nasional,” ujarnya.

Dalam arahannya, Pembina FSI Sumsel Dr. Harun Hudari menekankan bahwa keberhasilan prestasi tidak hanya ditentukan oleh atlet, tetapi juga kualitas pelatih, wasit, serta tata kelola organisasi yang profesional.

Sementara itu, H. M. Thahir Ritonga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dan penguatan manajemen organisasi agar FSI mampu beradaptasi dengan dinamika olahraga kompetitif saat ini.

Secara substansi, Raker 2026 membahas evaluasi menyeluruh terhadap program sebelumnya, strategi pembinaan prestasi jangka menengah, agenda kejuaraan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan organisasi FSI hingga tingkat kabupaten dan kota.

Dengan semangat konsolidasi dan dukungan KONI Sumatera Selatan, FSI Sumsel optimistis dapat menjadi salah satu lumbung atlet Savate nasional sekaligus berkontribusi memperkuat eksistensi Savate di peta olahraga Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *