Beritamusi.co.id – Dua orang terduga dukun palsu tertangkap basah oleh warga dan anggota Satlantas yang sedang ber patroli di wilayah Desa Tanjung kemala, pelaku berhasil menipu seorang wanita warga Desa Tanjung Kemala Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU)
Dua orang terduga dukun palsu diketahui bernama Aryadi dan Agustiawan warga Air Paoh yang asli Martapura OKU Selatan tidak lain anak dan bapak. Pelaku ini nyaris dihakimi keluarga korban dan warga, beruntung saat itu ada anggota Satlantas OKU yang sedang berpatroli sehingga dan kedua pelaku bersama barang bukti langsung diamankan.
Kejadian tersebut terjadi pada Rabu malam (5/1/2023). Polisi berhasil mengamankan uang jutaan rupiah serta berbagai jimat yang dimiliki pelaku untuk meyakinkan korban nya.
Menurut pengakuan terduga pelaku hal ini terpaksa ia lakukan bersama anaknya lantaran terdesak himpitan ekonomi. Dirinya melakukan penipuan dengan berpura pura bisa menerbangkan uang dengan alasan ada arwah gentayangan di rumah korban dan menghipnotis korban.
Padahal itu kata pelaku sama sekali tidak benar. Uang yang katanya telah diterbangkan itu diambilnya. Sebelum melakukan ritual dirinya menetapkan mahar mencapai Lima Juta Rupiah.
“Baru sekali inilah tapi satu korban ini sudah beberapa kali saya tipu. Modus saya korban itu kena guna guna Nah untuk menghilangkan itu saya minta uang alasan untuk diterbangkan bersama penyakitnya. Korban saya hipnotis dahulu, tapi uang itu sama sekali tidak saya terbangkan tapi saya ambil, “ucap Aryadi saat diintrogasi di kantor Satlantas Polres OKU Rabu malam.
Pelaku sendiri saat diamankan di kawasan Desa Tanjung Kemala sempat mengelak saat diintrogasi warga dan polisi. Pelaku yang telah tepergok membawa uang puluhan juta tak bisa lagi mengelak saat digeledah dan dibawa ke kantor Polisi.
Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan Satreskrim Polres OKU bersama barang bukti jimat, uang jutaan rupiah, cincin dan lainya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
” Benar ada kejadian, kedua pelaku sudah kita amankan bersama barang bukti, tapi saat ini masih dalam penyelidikan apakah benar aksi itu dan akan kita gelar dulu, ” ucap Kasat Reskrim Polres OKU AKP Zanzibar saat dihubungi portal ini.( HARISON)













