Berita Daerah

Dua Kecamatan di Kabupaten OKI Rawan Konflik Pilkades

269
IMG_20170213_111859
Plh Sekretaris DPMPD, Suhaimi

KAYUAGUNG I Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) OKI memetakan ada dua kecamatan di Kabupaten OKI yang rawan terjadinya konflik pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang akan dilangsungkan pada Mei 2017 mendatang. Terjadinya konflik itu dikarenakan ketidaktegasan pemerintah kecamatan dan desa.

“Potensi gesekan atau konflik horizontal tetap ada. Semua desa berpotensi besar terjadi konflik. Tapi daerah yang sangat rawan terjadinya konflik horizontal ada di Sungai Menang dan Cengal dan dua kecamatan ini akan lebih ditekankan,” kata Plh Sekretaris DPMPD, Suhaimi, beberapa waktu lalu.

Dia mengilustrasikan seperti pilkades tahun 2015 lalu yang menyisakan sejumlah persoalan. Seharusnya, permasalahan itu dapat diselesaikan ditingkat kecamatan saja.

Menginggat tidak adanya ketegasan pihak kecamatan, akhirnya persoalan itu ditempuh ke kabupaten.

“Ya, mestinya camat yang dituakan mengumpulkan semua komponen warga didesa, bermusyawarah mencarikan solusi terbaik atas persoalan yang membelenggu. Aturan yang telah disepakati pun harus dipegang dan ditegakkan agar persoalan baru tidak muncul,” jelasnya.

Dia tidak menampik kalau tiap penyelenggaraan pilkades terdapat kelemahan panitia, ditambah lemahnya pengawasan kecamatan.

Kendati demikian, tiap panitia dituntut untuk menjadi panitia yang cerdas, pintar membaca situasi, serta didukung pula melekatnya pengawasan dari pihak kecamatan.

“Ke depan, kami akan mengeluarkan formula dengan lebih menekankan pimpinan wilayah yakni camat. Soal penegakan hukum terkait money politic, nanti kami akan membentuk tim ad hoq,” terangnya.

Dia menyebutkan adapun syarat-syarat calon kades yakni berijazah SMP, minimal usia 25tahun, melampirkan surat bebas narkoba, mengikuti tes urine dengan menggandeng BNK OKI dan kelengkapan lainnya.

Diketahui, ada 55 desa di Kabupaten OKI bersiap mengikuti pilkades serentak pada Mei 2017 mendatang dengan alokasi anggaran disiapkan untuk pilkades serentak sebesar Rp1,1miliar.

Adapun desa-desa yang bakal menggelar pilkades serentak yakni Desa Kijang Ulu dan Celikah Kecamatan Kota Kayuagung, Desa Belanti, SP Padang dan Terate Kecamatan SP Padang. Untuk Kecamatan Jejawi, Desa Lubuk Ketepeng, Talang Cempedak, Jejawi, Pedu dan Desa Tanjung Aur.

Selanjutnya di Kecamatan Pampangan, Desa Pulau Layang, Kuro, Menggeris, Ulak Pianggu, Ulak Kemang Baru dan Desa Ulak Kemang yang sekarang dalam proses pengajuan. Kecamatan Pangkalan Lampam, Desa Riding, Sukaraja, Sukadamai, Air Rumbai dan Desa Air Pedara. Sedangkan di Kecamatan Selapan hanya satu desa, yakni Desa Lebung Gajah.

Sementara itu di Kecamatan Tanjung Lubuk terdapat 6 desa, Kecamatan Teluk Gelam hanya 2 desa, Kecamatan Pedamaran 3 desa, begitu juga dengan Kecamatan Pedamaran Timur juga terdapat 3 desa.

Kemudian Kecamatan Cengal 2 desa, Sungai Menang 3 desa, Air Sugihan 8 desa, Lempuing 1 desa, Lempuing Jaya 2 desa dan Kecamatan Mesuji Makmur 3 desa.(Romi Maradona)

Exit mobile version