Lahat I Baalludin warga Desa Tanjung Beringin Kecamatan, Gumay Talang, Lahat, tewas. Lelaki 65 tahun ini meregang nyawa setelah disambar kereta api di perlintasan kereta api tanpa palang di Desa Batay, Kecamatan Gumay Talang, Lahat, Selasa (29/1) sekira pukul 13.30 WIB.
Seperti biasa, malam itu kereta api jurusan Lahat-Lubuk Linggau ini, tengah melintas dengan kecepatan sedang. Tiba-tiba, dengan berjalan kaki, Baalludin muncul hendak melintas di perlintasan tanpa palang itu. Seketika tubuh kakek uzur itu tersambar lokomotif. Tubuh Baalludin pun terpental hingga beberapa meter. Sadar telah menabrak, M Anton selaku masinis akhirnya menghentikan laju kereta api.
“Korban lagi berjalan kaki. Diduga pendengaran korban kurang, lantas tidak menyadari ada kereta api yang melintas,” terang Kasat Lantas Polres Lahat, AKP Rio Artha Luwih SIK.
Akibat sambaran kereta api dengan lokomotif bernomor CC.204.09.04 itu, Baalludin meninggal dunia ditempat. Mengalami luka berat di kepala, patah tulang dibagian kaki dan tangan. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung menghubungi pihak kepolisian. “Kita imbau masyarakat harus lebih waspada lagi. Lihat kanan kiri dulu sebelum melintas di perlintasan kereta api tanpa palang,” imbau Rio. (Sfr)













