Musi Banyuasin

Diduga Lakukan Pencabulan, Seorang Petani Dilaporkan ke Polisi

147
×

Diduga Lakukan Pencabulan, Seorang Petani Dilaporkan ke Polisi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Cabul
pemkab muba pemkab muba

TEBING TINGGI I Salah seorang petani, warga di Desa Puntang Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, yang diketahui bernama, Sinarsih (45) dilaporkan ke Polisi, karena diduga sudah melakukan aksi pencabulan anak dibawah umur.

Informasi yang berhasil dihimpun kejadian dugaan pencabulan yang dilakukan oleh pelaku kepada Bunga (nama samaran, Red) yang masih berumur kurang lebih 9 (sembilan) tahun tersebut, terjadi pada hari Minggu (19/3), dan baru dilaporkan ke Polisi pada hari Rabu (22/3).

Menurut cerita salah seorang warga, kronologi kejadian berawal pada saat korban baru pulang dari Sekolah Dasar Negeri 05, Desa Puntang Kecamatan Ulu Musi. Saat dalam perjalanan pulang, tiba-tiba Bunga dipanggil oleh terduga untuk diajak ke rumah terduga dengan berjalan kaki.

Saat sampai di rumah terduga pelaku ini, korban dipaksa melepas celana dan baju, lalu korban dicabuli dengan memasukan alat vital terduga ke kelamin korban secara berulang-ulang, hingga korban menangis. Setelah itu, korban diberi uang sebanyak Rp5 ribu oleh terduga dan disuruh pulang ke rumah korban.

Aksi dugaan pencabulan tersebut, diketahui oleh orang tua korban, setelah ada pengakuan korban ke orang tuanya.

“Mendapat pengakuan itu, lalu orang tua korban mendatangi Polsek Ulu Musi, guna melaporkan adanya kejadian yang menimpa anaknya itu,” cerita salah seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan.

Kapolsek Ulu Musi Polres Empat Lawang, AKP Asnawi Mangku Alam melalui Kanit Reskrim Polsek Ulu Musi, Bripda Darmawan saat dikonfirmasi via Handphone (Hp), tak menapik adanya laporan dugaan kasus pencabulan tersebut. Menurut Darmawan, kasusnya sudah dilimpahkan ke Polres Empat Lawang, guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Oh iya benar, kejadiannya Minggu baru dilaporkan tadi (kemarin, Red) di Desa Puntang Kecamatan Ulu Musi. Laporannya sudah kita limpahkan ke Polres Empat Lawang, di Tebing Tinggi. Korbannya anak-anak masih berumur sembilan tahun,” jelasnya.(Ridi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *