Berita Daerah

Demam "Om Telolet Om" Mewabah di OKI

188
img_20161222_175437

KAYUAGUNG I Fenomena klakson telolet yang viral belakangan ini mulai merambah di Kabupaten OKI. Sejumlah remaja diperbatasan Jalintim OKI-Ogan Ilir secara berkelompok dengan membawa spanduk berisikan “Om Telolet Om” melampaikan tangan meminta bunyi Telolet.

Pantauan dilapangan, titik kumpul para remaja yang demam Telolet ini berada di banyak titik, seperti persimpangan Desa Celika Kayuagung OKI, terminal Kayuagung dan titik lainnya. Aktivitas para remaja ini melambaikan tangan meminta Telolet dan sambil berjoget-joget yang dimulai pukul 15.00WIB hingga jelang magrib.

Bak gayung bersambut, rata-rata kendaraan jenis fuso maupun bus AKAP yang melintas sengaja membunyikan klakson Telolet ketika diminta para remaja tersebut.

Kendatipun fenomena klakson Telolet mewabah, namun Dinas Perhubungan OKI belum bersikap. Kepala Dishub OKI Tohir Yanto menyatakan sampai saat ini pihaknya belum dapat melakukan action terkait mewabahnya klakson Telolet di kendaraan fuso maupun bus

“Kami belum dapat melakukan penilangan ataupun pelarangan atas penggunaan klakson bersuara besar. Sampai saat ini kami masih menunggu petunjuk teknis pusat. Sebab ini hanya fenomena sesaat,” ucapnya.

Dia mengaku pihaknya juga sangat mengapresiasi aksi yang dilakukan para remaja itu. Fenomena klakson Telolet ini dianggap sebagai bentuk kreatifitas remaja saat ini.

Terpisah, politisi Partai NasDem H Subhan Ismail menegaskan pihaknya mengapresiasi kreatifitas anak muda saat ini. Hanya saja, perilaku remaja yang melambaikan tangan meminta Telolet diharap pula tidak menganggu ketertiban umum, khususnya pengguna Jalintim OKI.(Romi)

Exit mobile version