LAHAT I Pembukaan Pekan Olaragah Tingkat Provinsi (Porprov) Ke XI Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2017 Daud Yordan atau yang biasa disebut Daut “Cino” memberikan sedikit pembelajaran teknik dasar tinju kepada atlet Cabang Olaraga (Cabor) tinju dari 13 Kabupaten Kota di Sumsel. Aia mengharapkan atlet-atlet dari Sumsel terus belajar demi masa depan tinju Indonesia.
“Ditangan adek-adeklah masa depan tinju Negeri kita. Ikuti apa yang diberikan pelatih dan berbaringlah dengan sportifitas di Ring Tinju”,Ungkap Yordan di Gedung Olaragah Bukit Tunjuk Minggu Malam (19/11/17).
Sumsel bukanlah suatu yang lumrah melahirkan petinju-petinju handal. Telah banyak petinju dari sumsel mengharumkan bangsa Indonesia melalui pertandingan internasional salah satunya Muhammad Amon Mabel, peraih medali emas Kejuaraan Dunia Junior tahun 1989.
“Ia salah satu edolah saya ditas Ring, sayang Tuhan lebih cepat memanggilnya. Kendati demikian, ia tetap menjadi contoh bagi kita di dunia Olaragah Tinju”,Ungkapnya.
Petinju andalan indonesia kelahiran Ketapang, Kalimantan Barat 10 Juni 1987 yang lalu juga meminta kepada atlet Porprov Sumsel memberikan doa Jelang keberangkatannya ke Negara Inggris waktu dekat ini untuk kembali berjuang mengharumkan bangsa Indonesia melalui Olaragah Tinju.
“Doakan saya berhasil mengalahkan atlet tinju Negara Inggris peraih Emas olimpiade yang telah memegang sabok WBA dan WBC,”Pintanya.
Cabor tinju pada Porprov Sumsel XI Tahun 2017 pertandingannya dilaksanakan di kabupaten Lahat diikuti 13 Kabupaten Kota dan 101 atalet akan merasakan GOR Bukit Tunjuk bebwrapa hari kedepan .(SFR)













