Politik

Bupati OKI dan Mantan Sekda Ambil Formulir Bacalonkada PDIP

189
Formulir1
Mantan Sekda OKI, H Amin Jalalen saat mengambil berkas formulir bakal calon kepala daerah (bacalonkada) OKI periode 2018-2023 di Sekretariat DPC PDI Perjuangan OKI.

KAYUAGUNG I Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, H Amin Jalalen mengambil berkas formulir bakal calon kepala daerah (bacalonkada) OKI periode 2018-2023 di Sekretariat DPC PDI Perjuangan OKI Jalan Letnan Darna Jambi, Kayuagung, Jum’at (26/5).

Kesiapan Amin Jalalen untuk maju pada pilkada OKI sangat beralasan selain pernah menjabat sebagai Sekda OKI selama 5 tahun di era kepemimpinan Bupati H Ishak Mekki, dirinya juga pernah menjabat sebagai Camat Tulung Selapan, Camat Pampangan dan Kayuagung. “Saya menyatakan siap maju pada Pilkada Kabupaten OKI tahun 2018 nanti, Mudah-mudahan DPP PDI Perjuangan dapat merekomendasikan saya sebagai calon bupati OKI yang diusung PDI Perjuangan OKI ” ungkap Haji Amin Jalalen usai pengambilan formulir.

Ketua DPC PDI Perjuangan OKI Abdiyanto melalui Ketua Panitia Made Indrawan menegaskan tercatat hingga Jumat (26/5) sudah ada 10 bacalon kepala daerah maupun wakil kepala daerah OKI yang mengambil formulir di sekretariat.

“Semua masyarakat memiliki hak sama untuk membangun OKI dengan mendaftarkan diri sebagai bacalonkada dan wakil kepala daerah. Tercatat sudah 10 orang baik internal dan luar PDI Perjuangan yang mengambil formulir,” kata Ketua Panitia Made Indrawan.

Dia menyebutkan adapun syarat yang harus dipenuhi ada sebanyak 14 item diantaranya surat pernyataan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, surat pernyataan setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, minimal berijazah SMA, berusia minimal 25 tahun, menyerahkan SKCK, surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit pemerintah, surat keterangan pengadilan tidak pernah dijatuhi pidana penjara, menyerahkan daftar kekayaan pribadi, dan lainnya.

Dia mengaku kalau pendaftaran dan pengambilan berkas formulir akan berakhir pada 28 Mei 2017 mendatang. “Semua syarat harus dipenuhi semua bacalonkada dan wakil kepala daerah OKI. Penyerahan berkas nanti akan dilakukan pada 29 Mei-5 Juni,” jelasnya.

Usai pengembalian berkas, akan ada verifikasi berkas yang berlangsung pada 6-11 Juni. Kemudian 12-17 Juni dilakukan perbaikan berkas dilanjutkan penetapan bacalonkada dan wakil kepala daerah yang memenuhi persyaratan pada 19 Juni 2017.

“Sesuai instruksi DPP bahwa pendaftaran ini tidak dikenakan biaya. Nanti semua berkas akan dikirim ke DPD dan DPP. Kewenangan untuk menentukan siapa bacalonkada dan wakil kepala daerah yang diusung PDIP adalah DPP,” jelasnya.

Ketua DPD PAN OKI, Rohmat Kurniawan saat mengambilkan berkas Bupati OKI, Iskandar SE di Sekretarian DPC PDIP OKI.

Tidak lama berselang, belasan pengurus DPD PAN OKI juga datang ke sekretariat DPC PDI Perjuangan OKI guna mengambil formulir calon bupati OKI.

“Pada Selasa kemarin, saya diminta Ketua DPW PAN Sumsel H Iskandar untuk mengambil formulir. Alhasil, hari ini kami mengambil formulir di PDI Perjuangan OKI,” kata Ketua DPC PAN OKI Rohmat Kurniawan.

Dia tidak menapik dalam pilkada OKI 2018 mendatang tidak menutup kemungkinan ada koalisi antara PAN OKI dengan PDI Perjuangan OKI.

“PDI Perjuangan membuka seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mencalonkan diri. Soal koalisi, potensi itu pasti ada dan sampai saat ini komunikasi tetap berlangsung kita juga berharap pada saatnya nanti PAN juga akan membuka penjaringan mudah-mudahan kader PDIP juga mengambil berkas ke kita,” jelasnya. (Romi Maradona)

Exit mobile version