Lahat

Bangun RTLH Ini Pesan Wabub Lahat

133

Lahat-Pemkab Lahat mengajak serta perusahaan untuk berkolaborasi. Hal ini seperti di lakukan di Desa Gedung Agung, Lingkungan III, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) yang melibatkan sejumlah perusahaan tambang di wilayah Merapi, yakni PT Mustika Indah Permai (MIP), PT Banjarsari Pribumi, dan perusahaan lainnya melakuka pembangunan RTLH menjadi rumah layak huni.

Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., yang menghadiri sekaligus melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan menjadi rumah layak huni, mengatakan pentingnya peran serta berbagai pihak dalam mengatasi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lahat. Berdasarkan data yang ada, masih terdapat 16.538 unit rumah tidak layak huni di Kabupaten Lahat.

“Pemerintah Kabupaten Lahat tentu belum bisa menjangkau seluruhnya secara menyeluruh. Maka pentingnya sinergi dengan elemen lain seperti perusahaan. Dan jika ada informasi warga miskin ekstrem yang membutuhkan bantuan, kami harap dapat dilaporkan agar dapat kami tindak lanjuti setelah dilakukan verifikasi,” ujar Widia, Rabu (18/6/2025).

Wabup juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian melalui program bedah rumah ini. “Saya mewakili Bupati Lahat mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang telah membantu masyarakat, khususnya di Desa Gedung Agung. Kami harap ke depan bantuan seperti ini bisa lebih ditingkatkan dan menjangkau wilayah yang lebih luas lagi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wabup mengingatkan pentingnya program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang selama ini masih kurang dikenal publik. Ia menekankan bahwa PPM memiliki dampak jangka panjang dalam mendorong kemandirian masyarakat.“Program PPM ini berbeda tipis dengan CSR. Kalau CSR seperti bedah rumah sifatnya langsung dan terbatas. Tapi PPM itu berkelanjutan, contohnya seperti pelatihan membuat arang dari batok kelapa untuk diekspor. Ini bisa mengurangi pengangguran kalau dikelola dengan serius,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.Wabup juga berpesan kepada penerima bantuan agar rumah yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Tolong rumah ini dirawat dengan baik, digunakan seoptimal mungkin agar dapat bertahan lama dan menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi keluarga,” tutup Wabup Widia. Sfr

Exit mobile version