Berita Daerah

Aksi Perampokan di Jalintim OI Menggila

260

INDERALAYA I Aksi perampokan yang terjadi diwilayah hukum Polres Ogan Ilir menggila. Kali ini sopir Indomaret yang mengemudikan truk Hino 200 BG 8711 UV bernama Hamsari,45, warga Kenten Borang Palembang menjadi korban perampokan dikawasan Jalintim Palindra Km 17 tepatnya di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten OI dini hari kemarin.

Atas kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian lengan kanan hingga menderita 8 jahitan pada bagian dalam dan 12 jahitan pada bagian luar sebagai akibat menangkis parang yang dilayangkan lebih dari 3 pelaku.

Informasi yang dihimpun dilapangan, berawal dari laporan korban yang masuk ke Mapolres Ogan Ilir.

Menurut penuturan korban bahwa sebelum kejadian korban bermaksud pulang dari Baturaja menuju ke Palembang pasca mengantarkan barang.

Kendati didalam perjalanan korban berkonvoi bersama rekannya, namun saat berada dilokasi ekjadian dari belakang datang sebuah mobil Innova langsung menyalip dan menghentikan laju kendaraannya.

Tanpa basa basi lagi, dua pelaku langsung keluar dari mobil dan menyerang korban dengan memecahkan kaca mobil. Merasa terancam, akhirnya korban Hamsari keluar dari mobil. Namun upaya korban sia-sia, pelaku langsung menyerang korban secara membabi buta.

Salah satu pelaku menggunakan parang langsung mengayunkan parangnya ke arah korban. Tiba-tiba korban spontan mengangkis serangan parang itu hingga mengenai lengan kanannya.

Usai melukai korbannya, pelaku yang diduga lebih dari tiga orang itu langsung membuka paksa kotak rahasia yang ada didalam mobil.

Kapolres Ogan Ilir (OI) AKBP Denny Yono Putro melalui Kasat Reskrim AKP Haris Munandar membenarkan adanya laporan pengaduan korban perampokkan dari seorang sopir Indomaret.

“Untuk sementara ini, kasus perampokan yang menimpa sopir Indomaret tengah diselidiki petugas guna mengungkap pelaku perampokan,”kata Kasat.

Sementara itu, korban Hamsari didampingi Suvervisor Indomaret Jhon Hendri mengaku kalau semua isi kotak rahasia dibawa kabur pelaku.

“Saya mencoba menangkis serangan pelaku. Namun apa daya, tangan saya yang terluka. Ya, kotak rahasia berupa surat-surat penting seperti cek, bukti transfer dan lainnya, termasuk dompet saya,”ucapnya. (ST)

Exit mobile version