Palembang

AJI Palembang Diminta Perkuat Isu Pendidikan dan Peningkatan Kapasitas Jurnalis

168
aji

PALEMBANG I Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Suwarjono berpesan, supaya AJI Kota khususnya Palembang untuk memperkuat isu pendidikan dan peningkatan kapasitas jurnalis pada program kerja ke depan.

Hal ini penting dilakukan di tengah pesatnya perkembangan media online, maupun media sosial dengan informasi yang tidak menerapkan kaedah atau norma-norma jurnalistik. “Ini memang menjadi tantangan kita ke depan, terutama terhadap kepenguruan AJI Kota Palembang, yang baru. Kita harus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai hal ini, sehingga terutama kepada teman-teman jurnalis,” ujarnya kegiatan Konfrensi Kota (Konferta) AJI Palembang di KONI Sumsel, Sabtu (03/12).

Jono (sapaan akrab Suwarjono) menjelaskan, pasca era reformasi media tidak lagi berjalan satu arah sebagaimana pada era Orde Baru (Orba). Melainkan, sekarang pembaca (masyarakat) ingin aktif menyuarakan aspirasinya mengkritisi kebijakan pemerintah yang dirasa merugikan, dan juga menanggapi peristiwa lain kepada publik melalui media massa terutama di media sosial.

“Jangan sampai citra media dan kawan-kawan jurnalis, tidak baik di masyarakat hanya karena menampilkan informasi hoak, bohong dan provokatif. Karenanya, mari kita terus sosialisasikan terkait etik jurnalistik. Untuk kawan-kawan AJI Kota Palembang, memperkuat kapasitas dan pemahaman ke-AJI an,” tegasnya.

Sementara Korwil AJI Sumatera Budisantoso Budiman menambahkan, dari sekian banyak media atau jurnalis ketika dihadapkan kepada etik pada kedodoran. “Saya percaya dengan semangat yang tinggi, kawan-kawan mampu untuk menggerakkan dan menanamkan pemahaman tentang etik jurnalistik baik ke dalam maupun ke luar. Tapi yang terpenting, AJI Palembang bisa memperkuat di internal,” ucapnya.

Dalam Konferta AJI Palembang, melahirkan Ketua dan Sekretaris untuk menlanjutkan tongkat estafet kepemimpinan periode selanjutnya. Terpilih Ketua Ibrahim Arsyas dan Sekretaris Yulia Safitri, menggantikan Darwin Syarkowi (Ketua) dan Retno Palupi (Sekretaris). Nantinya, akan membentuk struktur organisasi guna menjalankan program-program AJI tiga tahun ke depan.

Exit mobile version