Berita Daerah

Abdiyanto : Dana Pemeliharan Ruas Jalan Tulung Selapan Rp2,5Miliar Bukan 5 Miliar

177

Abdiyanto : Dana Pemeliharan Ruas Jalan Tulung Selapan Rp2,5Miliar Bukan 5 MiliarDana APBD dan DAK Rp70Miliar Terserap ke Ruas Jalan Sepucuk

KAYUAGUNG I Ketua Komisi III bidang Pembangunan DPRD OKI H Abdiyanto, SH. MH menegaskan bahwa alokasi dana yang dipersiapkan tahun 2017 untuk pemeliharaan periodik ruas Jalan Tulung Selapan-Lebung Hitam hanya Rp2,5miliar, bukan Rp5miliar. Besaran dana Rp5miliar itu dimungkinkan baru sebatas usulan nota penjelasan RAPBD 2017 yang belum final disampaikan Bupati OKI H Iskandar, SE, belum lama ini.

“Setelah melalui pembahasan yang cukup alot, hasilnya didapat Rp2,5miliar dari Rp5miliar dari usulan awal digunakan untuk pemeliharaan periodik ruas menuju Jalan Tulung Selapan. Jadi, fixnya Rp2,5miliar dan bukan Rp5miliar,” kata Ketua Komisi III bidang Pembangunan DPRD OKI H Abdiyanto, SH. MH di gedung DPRD OKI, Senin (28/11).

Selain dana Rp2,5miliar, masih kata politisi PDIP OKI ini, masih ada dana lain yang dialokasikan untuk pembangunan ruas Jalan Tulung Selapan yakni dana dekonsentrasi yang bersumber dari APBN pusat minimal Rp10miliar. Dana tambahan itupun diperoleh melalui perdebatan sengit antara komisi III dengan Dinas PUBM OKI.

Ditahun 2017 mendatang, lanjut Abdi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI akan lebih menitikberatkan kebijakan pembangunan infrastruktur ke arah ruas Jalan Sepucuk. Berdasar hasil pembahasan dikomisi, menginggat adanya kebijakan dari pusat mengenai “dana alokasi khusus (DAK) Penugasan” ditetapkan dana DAK sebesar Rp70 miliar akan dialokasikan semuanya untuk pembangunan ruas Jalan Sepucuk.

“Makanya terjadi pengurangan anggaran di beberapa kegiatan, termasuk ruas jalan ke Tulung Selapan yang hanya tinggal Rp2,5 miliar. Alasan pemerintah lebih intens mengucurkan dana APBD dan DAK ke arah Jalan Sepucuk karena penugasan pusat. Padahal kan jalan di Sido Mulyo, Kecamatan Sungai Menang putus dan ini yang perlu diperhatikan,” jelasnya.

Dia berharap alokasi dana pembangunan infrastruktur 2017 dapat benar-benar tepat sasaran, tanpa mengesampingkan perbaikan kerusakan jalan lain, termasuk jalan yang mengalami putus. “Rencananya Selasa (29/11) paripurna pengesahan RAPBD 2017 menjadi APBD 2017,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati H Iskandar SE berjanji, untuk ruas Jalan Tulung Selapan sepanjang 12 kilometer akan dibangun mulai tahun 2017 mendatang dengan anggaran dana pemeliharaan periodik senilai Rp5 miliar.

Terkait permintaan akan dilaksanakan kontruksi dengan full fisik dengan dana senilai Rp5 Miliar, kata Bupati OKI, pada dasarnya dapat disetujui sepanjang sesuai dengan kondisi fisik jalan tersebut. “Kami berharap ke depan DPRD OKI dapat ikut turun ke lapangan untuk mengawasi pembangunan jalan tersebut. Jalan Tulung Selapan akan dibangun secara bertahap, karena jika dilakukan secara langsung dari APBD OKI, dananya tidak akan cukup,”jelas Iskandar.

Sementara jika dilakukan dengan menggunakan dana alokasi khusus (DAK), sambung Iskandar, untuk pembangunan ruas jalan kabupaten harus bermuara ke jalan negara. Sehingga jalan yang dibiayai dari dana DAK, harus terlebih dulu mendapat persetujuan teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum Pusat.(Romi)

Exit mobile version