YOGYAKARTA — Sinta Dwi Ariani resmi terpilih sebagai Ketua Asrama Randik milik Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) di Yogyakarta periode 2026/2027. Mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga asal Plakat Tinggi tersebut berhasil meraih 59,37 persen suara pada putaran kedua pemilihan yang digelar pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan pemilihan hingga serah terima kepemimpinan berlangsung di Aula Randik, Jalan Melati Wetan No. 60, Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum regenerasi kepemimpinan mahasiswa sekaligus upaya memperkuat solidaritas, kebersamaan, dan tata kelola Asrama Randik agar semakin baik.
Empat Kandidat Bersaing dalam Pemilihan
Pemilihan Ketua Asrama Randik periode 2026/2027 diikuti oleh empat kandidat yang telah melalui tahapan pencalonan. Mereka adalah Nadya, mahasiswa AMAYO asal Plakat Tinggi dengan nomor urut 1; Lestari, mahasiswi UIN Sunan Kalijaga asal Sekayu dengan nomor urut 2; Dhita Azzahra, mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) asal Sekayu dengan nomor urut 3; serta Sinta Dwi Ariani, mahasiswi UIN Sunan Kalijaga asal Plakat Tinggi dengan nomor urut 4.
Sebelum pemungutan suara, para kandidat mengikuti debat pada 1 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Rz. Rizki Sw., M.Pd., dan Cand. Dr. Ricka Desti, M.Pd., sebagai panelis, serta didampingi oleh pengelola Asrama Randik, M. Nurhidayat, S.Sos., M.A.
Debat kandidat dibuka dengan sambutan Indi selaku ketua asrama saat itu. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan menekankan pentingnya kesungguhan para kandidat dalam menjalankan visi dan misi apabila terpilih.
“Kalian sudah bagus, teruskan,” ungkap Indi sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada seluruh kandidat.
Debat Kandidat Jadi Ajang Adu Gagasan
Debat dipandu oleh Natasya Farm selaku ketua panitia pemilihan. Kegiatan berlangsung dalam beberapa sesi, mulai dari pemaparan visi dan misi, menjawab pertanyaan panelis, tanya jawab antarkandidat, hingga menjawab pertanyaan dari peserta.
Setiap kandidat juga mendapat kesempatan menyampaikan pernyataan penutup (closing statement) untuk mempertegas gagasan, komitmen, serta program kerja yang ditawarkan kepada para pemilih.
Melalui debat tersebut, para penghuni asrama dapat mengenal lebih jauh arah kepemimpinan masing-masing kandidat. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi para calon pemimpin untuk menunjukkan kemampuan berkomunikasi, menyampaikan gagasan, dan menawarkan solusi bagi kemajuan Asrama Randik.
Sinta Unggul dalam Pemungutan Suara Dua Putaran
Pemungutan suara dilaksanakan pada Kamis, 8 Oktober 2026. Pada putaran pertama, keempat kandidat memperoleh persentase suara sebagai berikut:
Nadya (nomor urut 1): 15 persen.
Lestari (nomor urut 2): 30 persen.
Dhita Azzahra (nomor urut 3): 18 persen.
Sinta Dwi Ariani (nomor urut 4): 37 persen.
Karena belum menghasilkan pemenang akhir, pemilihan dilanjutkan ke putaran kedua yang mempertemukan dua kandidat dengan perolehan suara tertinggi, yakni Lestari dan Sinta Dwi Ariani.
Pada putaran kedua, Lestari memperoleh 40,63 persen suara, sedangkan Sinta meraih 59,37 persen suara. Hasil tersebut memastikan kemenangan Sinta Dwi Ariani sebagai Ketua Asrama Randik Pemkab Musi Banyuasin Yogyakarta periode 2026/2027.
Ketua panitia pemilihan kemudian menetapkan Sinta sebagai ketua terpilih berdasarkan hasil pemungutan suara. Kemenangan tersebut sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di lingkungan Asrama Randik.
Serah Terima Kepemimpinan, Awal Pengabdian Baru
Setelah penetapan hasil pemilihan, acara dilanjutkan dengan sambutan Indi selaku ketua demisioner. Dalam suasana haru, ia menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan dan berharap kepengurusan selanjutnya mampu membawa Asrama Randik menjadi lebih baik.
Sinta Dwi Ariani, selaku ketua terpilih, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung proses pemilihan. Ia juga memohon doa, dukungan, serta keterlibatan seluruh penghuni asrama dalam menjalankan amanah kepemimpinan selama periode 2026/2027.
Menurutnya, kerja sama dan partisipasi seluruh penghuni merupakan faktor penting dalam merealisasikan program kerja serta menciptakan lingkungan asrama yang nyaman, harmonis, dan produktif.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan serah terima kepemimpinan dari pengurus demisioner kepada ketua terpilih. Prosesi ini menjadi simbol keberlanjutan organisasi sekaligus penegasan komitmen untuk bersama-sama membangun Asrama Randik.
Perkuat Solidaritas dan Kebersamaan Mahasiswa Muba
Terpilihnya Sinta Dwi Ariani diharapkan menjadi awal bagi penguatan solidaritas, peningkatan partisipasi penghuni, serta pengembangan lingkungan Asrama Randik yang semakin harmonis dan produktif.
Lebih dari sekadar pergantian kepemimpinan, pemilihan ini menjadi wujud partisipasi mahasiswa dalam menentukan arah organisasi dan menjaga semangat kebersamaan di perantauan.
Dengan kepemimpinan baru periode 2026/2027, Asrama Randik Pemkab Musi Banyuasin Yogyakarta diharapkan terus berkembang sebagai rumah bersama bagi mahasiswa asal Musi Banyuasin yang menempuh pendidikan di Yogyakarta, sekaligus menjadi ruang untuk bertumbuh, berkolaborasi, dan berkontribusi bagi daerah asal.













