Lahat

Jaga Kelestarian Lingkungan PT GGB Tanam Pohon Di lokasi Eks Tambang

2
×

Jaga Kelestarian Lingkungan PT GGB Tanam Pohon Di lokasi Eks Tambang

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

Lahat – PT Golden Great Borneo (GGB) dimomen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, kembali tepis anggapan bahwa pertambangan batubara hanya meninggalkan kerusakan lingkungan. Buktinya saat ini, lahan exs tambang seluas 105 hektare, sudah reklamasi dan ditanam kembali dengan sejumlah bibit tanaman. Kegiatan tersebut dihadiri langsung, Deputi Direktur, Parulian Panjaitan, Direktur Operasional Teknik dan Lingkungan Deva Hendri, serta sejumlah mitra kerja dari PT BP dan PT BCS.

Kepala Teknik Tambang, Jhonson Nainggolan mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sebagai perusahaan pertambangan, pihaknya punya tanggung jawab besar untuk memastikan setiap kegiatan operasional, memperhatikan aspek perlindungan dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

“Menambang hari ini, melestarikan untuk masa depan. Kegiatan pertambangan tidak hanya berfokus pada pencapaian target produksi, tapi juga harus mampu menciptakan keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan upaya pelestarian lingkungan,” kata Jhonson Nainggolan, Selasa (30/6/2026).

Jhonson Nainggolan menambahkan, reklamasi bukan sekedar memenuhi kewajiban perusahaan, tapi jadi bagian dari komitmen menjaga keseimbangan, antara kegiatan produksi dan pelestarian lingkungan. Penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik (Good Mining Practice), harus jadi budaya kerja yang melekat pada setiap insan perusahaan.

“Satu bibit untuk reklamasi berkelanjutan. Momen ini sebagai pengingat, bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari hasil produksi, tapi juga dari kemampuan kita menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi yang akan datang,” sampainya.

Sementara, SHE Superintendent PT GGB, Novan Dwi Putra menerangkan, kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini sudah dilakukan selama 1 bulan terakhir. Diawali dengan upacara pembukaan, lakukan pembersihan area mess, office, jalan Hauling hingga puncak acara penanaman 150 bibit pohon di area exs tambang.

“Ini agenda rutin tahunan, sudah ada 105 hektar yang ditanami kembali. Mulai dari bibit pohon sengon, mangga, nangka dan trembesi. Semoga berbagai program pengelolaan lingkungan, yang telah kita jalankan dapat berikan manfaat bagi masyarakat,” terang Novan.

Disisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat, Dodi Nasoha melalui Sekretaris, Ferry Arisandi SE berikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan PT GGB, yang sudah perduli dengan lingkungan. Ia menyebut, pertambangan ini bukan merusak, tapi mengolah, namun tetap ada perbaikan dengan cara penanaman kembali.

“Saya apresiasi PT GGB, karena saya tau PT GGB perusahaan yang responnya cepat, terkait pengelolaan lingkungan. Saya berharap penanaman dilakukan secara berkelanjutan dengan perawatan, sehingga tumbuh seperti yang diharapkan,” sampainya. Sfr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *