OKI Maju Bersama

Lewat Aksi Bergizi, Pemkab OKI Dorong Remaja Terapkan Pola Hidup Sehat

12
×

Lewat Aksi Bergizi, Pemkab OKI Dorong Remaja Terapkan Pola Hidup Sehat

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Aksi Bergizi di SMP Negeri 6 Kayuagung, Kamis (7/5/2026), sebagai upaya mencegah anemia dan stunting melalui pembiasaan pola hidup sehat sejak usia remaja.

Kegiatan yang diikuti para siswa itu diawali dengan senam sehat bersama di halaman sekolah. Selanjutnya, para peserta menyantap sarapan bergizi dengan menu seimbang serta meminum tablet tambah darah (TTD) yang didampingi petugas kesehatan.

Selain aktivitas fisik dan konsumsi makanan bergizi, siswa juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pola makan sehat, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pencegahan anemia pada remaja.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI, Ike Muchendi mengatakan, pembiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.

“Anak-anak harus dibiasakan memahami pentingnya sarapan sehat, rutin berolahraga, dan menjaga asupan gizi sejak usia remaja. Ini menjadi fondasi untuk menciptakan generasi yang sehat dan produktif,” ujar Ike.

Menurut dia, pencegahan stunting tidak hanya dilakukan pada balita, tetapi juga perlu dimulai sejak masa remaja, terutama bagi remaja putri yang kelak menjadi calon ibu.

“Remaja putri perlu mendapat perhatian khusus karena anemia dapat berdampak pada kesehatan reproduksi dan meningkatkan risiko stunting pada anak di masa mendatang,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Muhammad Lubis mengatakan, anemia pada remaja masih menjadi tantangan kesehatan yang harus ditangani secara berkelanjutan melalui edukasi dan intervensi rutin di sekolah.

“Melalui Aksi Bergizi, kami ingin membangun kesadaran siswa bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan saat sakit, tetapi harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” ujar Lubis.

Ia menambahkan, konsumsi tablet tambah darah secara rutin menjadi salah satu langkah efektif untuk menekan prevalensi anemia pada remaja putri.

“Jika anemia dapat dicegah sejak remaja, maka risiko stunting pada generasi berikutnya juga dapat ditekan. Karena itu, kegiatan ini akan terus diperluas di sekolah-sekolah,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *