Berita Daerah

Pentingnya Penyuluhan Tentang Perizinan dan Pelatihan Bagi Umkm Kuliner Khas Ogan Ilir

82
×

Pentingnya Penyuluhan Tentang Perizinan dan Pelatihan Bagi Umkm Kuliner Khas Ogan Ilir

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

OI – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya (UNSRI) melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan bagi pelaku UMKM kuliner khas Kabupaten Ogan Ilir pada Minggu, 23 November 2025, bertempat di Balai Desa Meranjat II. Kegiatan ini dihadiri 28 pelaku usaha kuliner dari berbagai sentra produksi.

Kabupaten Ogan Ilir dikenal memiliki kekayaan kuliner lokal seperti kemplang, pekasam, semprong, hingga pindang, dengan total 728 UMKM kuliner yang telah terdata oleh dinas terkait. Namun, sebagian besar UMKM masih menghadapi kendala mendasar berupa rendahnya kepemilikan legalitas usaha seperti NIB, PIRT, dan Sertifikat Halal, serta pola produksi dan pemasaran yang masih dilakukan secara tradisional.

Menjawab kondisi tersebut, tim pengabdian UNSRI memberikan penyuluhan mengenai alur perizinan usaha serta pelatihan pemasaran, inovasi produk, dan pengemasan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan disertai sesi tanya jawab yang menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta.

Dalam sesi diskusi, pelaku UMKM menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi, mulai dari strategi memperluas pemasaran keluar daerah, kebutuhan modal tanpa pinjaman berbasis riba, hingga keterbatasan akses informasi pelatihan. Temuan tersebut menguatkan bahwa pelaku UMKM masih membutuhkan pendampingan berkelanjutan, terutama dalam pengurusan legalitas, pemasaran digital, serta akses pembinaan pemerintah daerah.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat komunikasi antara perguruan tinggi, pelaku usaha, dan pemerintah daerah. Tim pengabdian UNSRI menegaskan komitmen untuk melakukan tindak lanjut berupa pendampingan legalitas, pelatihan lanjutan terkait pengemasan dan pemasaran digital, serta pemantauan perkembangan UMKM untuk memastikan manfaat kegiatan benar-benar berkelanjutan bagi masyarakat lokal (Ermanovida, S.Sos, M.Si, Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat)

Dengan adanya program ini, diharapkan UMKM kuliner khas Ogan Ilir dapat berkembang lebih modern, kompetitif, serta mampu memperluas pasar melalui legalitas yang lengkap, manajemen usaha yang lebih baik, serta pemanfaatan teknologi digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *