Lahat – Secara bertahap, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lahat yang diinginkan Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, mulai alami peningkatan. Hal ini terlihat, jika pada pada APBD induk tahun 2025 PAD ditetapkan sebesar Rp 238.415.406.686.000, pada APBD Perubahan naik menjadi Rp 245.170.874.034,83.
Peningkatan PAD tersebut disampaikan langsung Ketua Badan Anggaran DPRD Lahat, Fitrizal Homizi melalui Anggota, Makmun Abdul Goni SH, ketika Sidang Paripurna pembahasan rancangan Raperda Perubahan APBD di DPRD Lahat.
Bupati Lahat, Bursah Zarnubi SE mengatakan, seluruh pandangan-pandangan fraksi DPRD Lahat, akan jadikan bahan pertimbangan dan kebijakan jajaran Pemkab Lahat. Tentunya sepenuhnya tidak akan keluar dari strategi pembangunan yang telah ditanamkan.
“Alhamdulillah seluruh anggota DPRD serta fransi-fraksi, mendukung rencana kita. Karena, itu adalah satu kebijakan yang kita harapkan semua,” kata Bursah Zarnubi, Rabu (1/10/2025).
Bursah menambahkan, agar nanti Lahat betul-betul akan mengalami perubahan secara fundamental, untuk membangun desa yang selama ini namanya tidak baik. Pembangunan tidak sekedar diserap habis saja, melainkan harus memiliki kualitas dan manfaatnya jelas bagi masyarakat.
“Saya yakin, seluruh anggota DPRD dan OPD Lahat, terutama yang terkait dengan keuangan pada tahun ini, betul-betul mengalami kesulitan fiskal. Namun hal itu dimaksudkan agar pembangunan kedepannya benar terasa di masyarakat,” sampainya.
Untuk diketahui, Anggaran Pendapatan Belanda Daerah Perubahan (APBD-P) 2025 naik sebesar 2,83 persen atau sebesar Rp 6.755.374.348,83. Untuk alokasi peruntukan belanja sebelum perubahan sebesar Rp 3.539.334.575.650, pada rancangan Raperda perubahan APBD menjadi Rp 3.765.235.825.031,67.
Sedangkan untuk penerimaan pembiayaan, pada APBD Induk 2025 tercatat Rp 284.229.864.097, sedangkan pada APBD Perubahan sebesar Rp 748.661.114.129,84, atau alami kenaikan Rp 464.431.250.032,84. Sfr













