Lahat, – Rapat koordinasi optimalisasi kerja sama lintas sektoral dalam penyusunan Neraca Pangan Wilayah (NPW), digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat. Wakil Bupati Lahat, Widya Ningsih yang membuka secara resmi rapat tersebut menginginkan, adanya komitmen seluruh OPD yang terlibat dalam mewujudkan swasembada pangan.
Karena itu, Widya Ningsih mengingatkan, pentingnya data valid dari para administrator agar perencanaan kebijakan tepat sasaran. Mengingat ia bersama Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, berencana akan mengaktifkan kembali 22 ribu hektar lahan sawah dalam lima tahun ke depan. Untuk awal ini, Pemkab Lahat sudah menganggarkan Rp 300-Rp 400 miliar untuk pembangunan dan perbaikan irigasi.
“Data harus valid. Data tersebut akan dipakai untuk laporan Nutritional Balance Monitoring (NBM), Peta Ketahanan Pangan dan analisis kerawanan gizi. Agar apa yang disalurkan nanti tepat sasaran sesuai perencanaan,” tegas Widia, Rabu (18/6/2025) di hotel Santika Lahat.
Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lahat, Ibnu Noris menuturkan, rapat tersebut bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antar OPD, agar data dan dokumen ketahanan pangan terkumpul lebih akurat dan terintegrasi.
“Ok ni salah satu kunci untuk mewujudkan apa yang jadi arahan Wakil Bupati Lahat. Kunci keberhasilan penyusunan neraca pangan adalah dukungan seluruh OPD,” ujar Ibni Noris. Sfr













