Lahat, – Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih mengapresiasi kerja Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lahat, yang telah bekerja keras hingga Kabupaten Lahat kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Raihan opini WTP dari BPK RI ke sebelas secara berturut-turut ini, menurut Widia Ningsih adalah buah dari sinergi epik antara pemerintah daerah sebagai lembaga eksekutif dan DPRD Lahat sebagai lembaga legislatif.
“Apresiasi khusus kita berikan kepada jajaran BPKAD Lahat, yang telah berupaya keras mewujudkan harapan ini. Perolehan opini WTP ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah sudah berjalan transparan dan akuntabilitas,” ujar Widia Ningsih, Selasa (17/6/2025).
Namun Widia menekankan, perolehan opini WTP secara berturut-turut ini merupakan prestasi bersama, pemerintah daerah selaku lembaga eksekutif dengan DPRD selaku lembaga legislatif dalam pengelolaan, penatausahaan dan pelaporan keuangan daerah yang sesuai dengan standar akuntansi pemerintah.
“Ini cerminan kinerja pemerintah daerah selama satu tahun anggaran. Tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2024,” ucapnya.
Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2024 itu dibeberkan Widia, tercermin dari realisasi pendapatan daerah, pelaksanaan program pembangunan dan realisasi belanja APBD. Mulai dari digunakan untuk membiayai kegiatan operasional maupun modal, atau yang dikenal dengan belanja operasi dan belanja modal.
“Belanja tersebut diarahkan pada program-program dan kegiatan strategis, yang secara langsung menyentuh kepentingan masyarakat Kabupaten Lahat. Dengan tujuan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lahat,” sampai Widia Ningsih. Sfr













