INDRALAYA I Kabupaten Ogan Ilir (OI) menjadi salah satu kabupaten prioritas di Sumatera Selatan (Sumsel), khususnya untuk wilayah Indonesia Bagian Barat dalam pembangunan gedung Unit Pelayanan Terpadu Unit Terapi dan Rehabilitasi Narkoba.
Melalui hibah Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) telah menyiapkan lahan seluas 5 hektar yang berada di Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau Alai OI.
“Pemkab OI sudah menyiapkan lahannya sekitar 5 hektar. Bahkan lahan sudah disertifikatkan. Memang BNN lebih memprioritaskan pembangunan di Kawasan Timur dulu. Selanjutnya baru diteruskan di kawasan Barat,”kata Kepala BNNK Ogan Ilir, Masulin Sayuti kemarin.
Khusus di Sumsel ini, kata dia, Ogan Ilir termasuk lebih diprioritaskan dibandingkan dengan kabupaten lain. Sebab, Ogan Ilir sudah sejak awal mengajukan pembangunan UPL rehabilitasi narkoba ke pusat melalui pemerintah provinsi.
Disamping itu, pihaknya juga telah menyiapkan segala sesuatu, termasuk penyediaan lahan maupun Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal.
“Di Indonesia, baru ada dua UPL unit terapi dan rehabilitasi narkoba yakni berada di Bogor dan Makasar. Pembangunan pusat rehabilitasi juga didasarkan tingginya permintaan pecandu untuk direhabilitasi,”jelasnya.
Dia belum bisa memastikan kapan pembangunan UPL Unit terapi dan rehabilitasi narkoba di Ogan Ilir terealisasi.
Dia merincikan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi daerah untuk membangun pusat rehabilitasi yakni lokasi berada jauh dari pemukiman masyarakat seperti di hutan, pegunungan dan lainnya.
“Ya, Ogan Ilir masuk dalam daftar tunggu pembangunan UPL Unit terapi dan rehabilitasi narkoba. Semua syarat yang diminta telah terpenuhi. Tinggal menunggu pusat saja,”ujarnya. (ST)












