
INDERALAYA I Dinas Kesehatan (Dinkes) Ogan Ilir mencatat pasca Perayaan Idul Fitri 1437 Hijriah, tidak ada satupun warga Kabupaten Ogan Ilir yang terserang berbagai penyakit termasuk penyakit yang masuk dalam kategori luar biasa. Hal ini ditunjang dari nihilnya laporan dari berbagai puskesmas di Ogan Ilir yang masuk ke Dinkes OI.
“Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laporan yang masuk dari tiap-tiap puskesmas tentang penyakit pasca Lebaran tahun ini. Biasanya kalau ada penyakit, puskesmas langsung memberikan laporannya. Ya, sama seperti tahun lalu, pasca Lebaran tidak ada penyakit yang mengkhawatirkan,”kata Kabid Pencegahan, Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes OI, Hj Sumayati Selasa (12/7/2016).
Menurut dia, nihilnya laporan dari puskesmas tak terlepas dari imbauan yang dilakukan sebelumnya bahwa tiap puskesmas untuk standby 1×24 jam melayani kesehatan masyarakat.
Kendati demikian, pihaknya meminta warga di Bumi Caram Seguguk untuk lebih mewaspadai perubahan pola makan dari bulan puasa ke hari-hari biasa.
“Santan, minum mengandung gas, makanan yang banyak lemak diupayakan dapat dikontrol agar tidak mendatangkan pelbagai penyakit,”tuturnya.
Dia meminta masyarakat untuk dapat menjalankan pola hidup sehat setiap hari dengan mengonsumsi makanan yang higienis.
Memang, lanjut dia, kebanyakan orang tanpa ragu untuk langsung menyantap makanan apapun. Padahal pola makan demikian sarat dengan berbagai penyakit yang tak diketahui.
“Pola makan juga harus diperhatikan agar tidak terserang penyakit. Bagi individu yang memiliki ketahanan tubuh lemah dimungkinkan akan cepat terserang pelbagai penyakit,” terangnya. (HN)













