Musi Banyuasin

Sering Banjir, Pemkab Berencana Alihkan Jalan dan Bangun Bronjong di Ulu Musi

219
×

Sering Banjir, Pemkab Berencana Alihkan Jalan dan Bangun Bronjong di Ulu Musi

Sebarkan artikel ini
1
pemkab muba pemkab muba
Sering Banjir, Pemkab Berencana Alihkan Jalan dan Bangun Bronjong di Ulu Musi
Tim bagian Administrasi Ekonomi dan Pembangunan pemkab Empat Lawang bersama dengan masyarakat meninjau lokasi musibah banjir di desa Air Kelinsar, Rabu (10/8).

EMPAT LAWANG I Masih ingat dengan pemberitaan ratusan hektar sawah yang banjir disapu air dan material sungai di desa Air Kelinsar kecamatan Ulu Musi akhir tahun 2015 lalu?. Kini dipastikan dapat solusi dari pemerintah Empat Lawang berupa bangunan darurat menggunakan dana bencana alam.

Plt Bupati Empat Lawang H Syahril Hanafiah melalui Kabag Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Marwan Effendy menerangkan, ada beberapa titik lokasi tanggapan darurat yang perlu mendapatkan solusi cepat. Pasalnya apabila tidak ditanggapi cepat, akan menyebabkan kerugian yang banyak bagi masyarakat. “Setelah kita cek langsung ke lokasi, perlu mendapatkan tanggapan darurat,”ungkap Marwan.

Selanjutnya menerangkan, solusi yang diberikan diantaranya mengalihkan jalannya sungai menggunakan alat berat,serta akan dibangun bronjong pada sisi kiri dan kanan sungai di area Talang Bengkulu. Maklum, dilokasi ini apabila dibiarkan akan mengancam putusnya jalan masyarakat. “Kalau tak diperbaiki cepat, nanti kasihan dengan masyarakat, bisa terisolir daerah itu,”ungkapnya.

Kemudian, sambung Marwan, dilokasi dusun 1 Air Kelinsar akan dibuatkan siring dan plat dekker. Nah dilokasi ini juga cukup membahayakan. Karena tak sedikit material batu dari perbukitan yang terbawa arus derasnya air. Bahkan bebatuan tersebut masuk dan merusaki perkebunan warga. Bila tidak diberikan solusi cepat, maka akan mengancam ratusan hektar sawah menjadi rusak seperti yang terjadi tahun lalu. “Kita segera susun RAB nya, dan segera kita bangun dengan dana bencana alam,”pungkasnya.

Sebelumnya, Aprwan Kadus 1 Desa Air Kelinsar Kecamatan Ulu Musi menyampaikan, bencana banjir yang menimpa di desanya itu kerap terjadi setiap tahun. Namun yang paling parah di akhir tahun 2015 kemarin. Pasalnya ratusan hektar sawah milik masyarakat gagal panen. Makanya hal ini diharapkan kepada pemerintah jangan sampai terulang kembali. “Masyarakat pun bisa terisolir pak, tak bisa kemana mana apabila banjirnya datang,”ungkap Aprwan.

Menurut Aprwan, masyarakat tentunya berharap banyak kepada pemerintah. Yang terpenting arah jalannya sungai dikembalikan seperti semula dan tidak merusak jalan serta perkebunan.

“Untung saja material batu kemarin itu hanya sampai ke perkebunan masyarakat, coba kalau sampai masuk ke sawah, wah lebih besar lagi kerugian masyarakat,”imbuhnya.

Senada demikian, BPD Talang Bengkulu kecamatan Ulu Musi, Sabarudin mengatakan,  selain dibuatkan bronjong di area sungai Talang Bengkulu itu, masyarakat juga berharap dibuatkan jembatan darurat. Pasalnya, bila air sungai sedang tinggi, maka jalan yang sering mereka lintasi tak bisa digunakan. Apalagi kalau memasuki musim hujan.

“Solusi yang tepat itu dibangun juga jembatan pak, biar masyarakat bisa tenang lewat di jalan itu,”jelasnya. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *