Berita Daerah

Di PALI Orang Kurang Waraspun Diikutkan Rekam e-KTP

221
×

Di PALI Orang Kurang Waraspun Diikutkan Rekam e-KTP

Sebarkan artikel ini
kurang-waras
pemkab muba pemkab muba
Di PALI Orang Kurang Waraspun Diikutkan Rekam e-KTP
Salah satu orang kurang waras ketika dilakukan perekaman KTP-el

PALI I Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali melakukan penjemputan bola. Istilah penjemputan bola disini yaitu mendatangi langsung warga di desa untuk dilakukan perekaman KTP Elektronik (KTP-El).

Kali ini sebanyak 7 orang kurang waras diempat desa, yaitu Betung, Betung Barat, Betung Utara dan Betung Selatan yang terletak di kecamatan Abab yang melakukan perekaman KTP-el.

Perekaman jemput bola kali ini dikomandoi langsung oleh kepala disdukcapil, Rismaliza SH MSi, yang membawa serta beberapa staf perekam.

Kepada sejumlah media, Rismaliza menuturkan bahwa perekaman ini untuk mempermudah masyarakat terutama masyarakat yang kurang mampu.

“Masyarakat yang kurang mampu yakni, orang yang tidak mampu lagi berjalan, lumpuh, dan manula serta ada juga beberapa orang yang kurang waras kita ikut sertakan dalam perekaman kali ini,”ujarnya

Sambung Rismaliza, mereka yang kurang mampu masih berhak untuk mendapatkan haknya sebagai warga negari indonesia yang sah.

“Mereka (orang tak mampu, red) berhak menerima hak yang sama. Mereka juga bisa dapat bantuan dari pemerintah, apalagi dengan kelengkapan data ini. Dan perekaman orang kurang waras ini merupakan yang pertama diIndonesia dan dilakukan oleh disdukcapil PALI,” imbuhnya

Sementara itu, dinas sosial yang berada di kecamatan Abab sangat merasa terbantu dengan adanya pendataan dan perekaman KTP-el oleh kadin dukcapil PALI.

“Kita mengurusi mereka sejak tahun 2012, dan ini merupakan pertamakalinya para orang stres ini didata untuk dibuatkan KTPnya. Sebenarnya mereka sudah dalam tahap pemulihan, dan cenderung sudah bisa berbaur dengan masyarakat.” ungkap Netty, salah satu staf dinas sosial kecamatan Abab.

Hal inipun disambut baik oleh sanak keluarga dari orang yang kurang waras ini. “Alhamdulillah, kemaren sudah dapat bantuan dari pemerintah untuk berobat, sekarang sudah dibuatkan KTP juga, berarti pemerintah memang memperhatikan kami yang dibawah,” jelas Samson (30) keluarga dari Hendri Yadi (23) salah satu orang yang dikategorikan kurang waras. (adn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *