Palembang

Tingkatkan Produktifitas Padi, 92 Poktan di Palembang Dapat Bantuan

180
×

Tingkatkan Produktifitas Padi, 92 Poktan di Palembang Dapat Bantuan

Sebarkan artikel ini
alsinta
pemkab muba pemkab muba

PALEMBANG I Sekitar 6200 hektare lahan sawah padi di Kota Palembang yang saat ini mampu menghasilkan sekitar 4,7 ton gabah kering giling per hektar yang dihasilkan sawah lebak. Untuk Meningkatkan produktifitas tersebut, perlu ada dorongan teknologi kepada petani,berupa alat-alat pertanian yang mumpuni, sehingga produktifitas padi yang dihasilkan petani  meningkat dan kualitas padi jadi lebih bagus.

“Hari ini kita memberikan bantuan berupa alat-alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk 92 kelompok tani yang ada di sembilan Kecamatan yang ada di Kota Palembang,”kata Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Kota Palembang, Harrey Hadi ditemui saat  penyerahan bantuan kepada Poktan, Selasa (1/11).

Lebih lanjut disampaikan Harrey, bantuan yang diserahkan DP2K untuk kelompok tani di tujuh Kecamatan, adalah alat-alat pertanian yang dapat memberikan efisiensi kepada ara petani padi sawah lebak di Kota Palembang yang selama ini cukup kesulitan dalam melaksanakan penanaman sampai panen.

Adapun alat yang diberikan, ada alat rice transplanter (menanam padi) sebanyak satu unit untuk Kecamatan Gandus, Combine Harvester (pemanen padi) sebanyak 7 unit di tiga kecamatan, Gandus, Kertapati dan Plaju, Hand Traktor sebanyak 29 unit untuk enam kecamatan, mesin pompa air 19 unit, hand sprayer 29 unit dan power thraser sebanyak 11 unit.

“Jadi untuk saat ini belum seluruh kelompok pertanian (poktan) dapat diberikan bantuan. Mengingat bantuan yang diberikan Kementrian Pertanian tidak cukup untuk membantu seluruhnya, karena harga alat pertanian ini cukup mahal diatas Rp 300 juta. Namun tahun depan akan kita upayakan lagi,”ujarnya.

Harrey menerangkan, bantuan alat yang diberikan kepada 92 poktan pada hari ini, merupakan bantuan yang diberikan Kementrian Pertanian yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016.

Dengan harapan, bantuan yang diberikan dapat mengingkatkan produktifitas padi sawah lebak di Kota Palembang. Sehingga kedepan petani dapat meefisiensi, mengurangi kehilangan hasil panen akan lebih sedikit dan kualitas beras yang dihasilkan tidak mudah pecah.

“Tahun depan kita upayakan agar seluruh petani Palembang mendapatkan bantuan alat pertanian dari Kementrian. Sehingga haisl pertanian kita akan meningkat dna Palembang jadi lumbung pangan Sumsel dutengah pesatnya pembangunan,”urainya.

Sementara itu, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menyampaikan, bantuan yang diberikan pada hari ini kepada puluhan poktan di Kota Palembang di sembilan kecamatan dapat menignkatkan produktifitas pertanian sawah lebak di Kota Palembang.

“Dengan adanya kemudahan dalam mengelola pertanian, akan memberikan income bagi para petani. Dan kebutuhan beras di Kota Palembang dapat terpenuhi,”tukasnya. (Son)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *