Musi Banyuasin

Bupati Empat Lawang Kembali Rombak Pejabat Eselon III dan IV

208
×

Bupati Empat Lawang Kembali Rombak Pejabat Eselon III dan IV

Sebarkan artikel ini
Rombak-Pejabat
pemkab muba pemkab muba

Bupati Empat Lawang Kembali Rombak Pejabat Eselon III dan IV TEBING TINGGI I Pemkab Empat Lawang kembali melakukan perombakan pejabat struktural. Sebanyak 52 pejabat pimpinan tinggi pratama eselon III dan IV diambil sumpah dan dilantik oleh Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah, Senin (30/1) pagi.

Pelantikan yang digelar di pendopoan Rumah Dinas Bupati itu terdiri dari 8 pejabat eselon III dan 44 pejabat eselon IV. Pelantikan sesuai dengan keputusan Bupati Empat Lawang nomor 821.3/125/KEP/BKPSDM.III/2017 tanggal 27 Januari 2017 dan nomor 821.4/126/KEP/BKPSDM.III/2017 tanggal 27 Januari 2017 dan nomor.

“Memang sebelumnya kita sudah melakukan pelantikan eselon III dan IV. Namun setelah didiskusikan dengan kepala SKPD, maka ada yang dievaluasi dan dilakukan perombakan lagi,” ujar Syahril, usai pelantikan.

Dijelaskannya, pejabat yang dirombak sebelumnya ada yang tidak sesuai dengan tehniknya atau ruang lingkup kerjanya jadi dievaluasi dan dicocokan jabatan mana yang sesuai untuk diisi.

“Setelah dicocokan dengan tehniknya diharapkan bisa bekerja semaksimal mungkin,” kata Syahril.

Mengenai adanya pejabat yang baru dilantik awal Januari tapi kembali dilantik dan jabatannya dirunkan lagi, Syahril menjelaskan, hal tersebut sebenarnya bukan turun jabatan. Memang kesalahan saat pelantikan sebelumnya dan pejabat tersebut memang belum eselon III sehingga dilantik lagi dengan jabatan di eselon IV.

“Ada satu. Jadi kita angkat dia eselon III dan setelah ditelilit dia masih eselon IV. Muncul pertanyaan mengapa bisa demikian, lalu kami evaluasi dan memang ada kesalahan kemarin,” jelasnya.

Syahril menegaskan setiap pelantikan yang dilakukan, ia tidak pernah meminta uang sepeser pun kepada pejabat yang akan dilantik. Pelantikan ini murni hasil evaluasi bersama kepala SKPD, sedangkan pelantikan sebelumnya murni hasil uji tes kompetensi.

“Saya garis bawahi besar-besar saya tidak pernah meminta uang sepeser pun. Saya pernha dituduh melakukan itu. Saya tegaskan itu tidak benar. Ini hasil evaluasi,” cetusnya.(RD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *