Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang Syarial Fodril mengatakan Kalau Vaksin MR yang merupakan penangkal campak rubella tersebut, akan mulai diterapkan pada tahun 2018 mendatang.
” Vaksin MR itu akan diterapkan 2018 yang diawali dengan kegiatan kampanye MR. Pada bulan Agustus dan September 2018, dan sasarannya itu anak usia sembilan (9) bulan sampai 15 tahun, nah sekarang ini kita sosialisasikan dulu,” kata Syarial Fodril saat pertemuan Peningkatan Pelayanan SDG’s diaula Hotel Zuliant, Rabu (13/9).
Dijelaskan Syarial, melalui pertemuan ini diharapakan para peserta dapat menambah imlu pengetahuan mengenai vaksin baru terutama MR tersebut. Sehinga dapat menjadi modal.
” Dan dapat memberikan edukasi dan advokasi kepada masyarakat, dan dapat diterima dengan baik di masyarakat,” jelasnya.
Lanjutnya, melalui pertemuan ini juga, dirinya mengajak agar bersama-sama dalam mengevaluasi kinereja. Sudah berapa jauhkah cakupan imunisasi yang telah dicapai pada saat ini.
” Apa permasalahan cakupan imunisasi kita, sebetapa besar cakupan imunisasi yang masih tersisa, serta bagaimana tindak lanjutnya,” ujarnya.
Sambung Syarial, tujuan diadakannya kegiatan seperti ini, agar masyarakat terutama bapak dan ibu peserta pertemuan ini mempeunyai bekal dalam melakukan edukasi dan advokasi kepada masyarakat.
” Sehingga nantinya diharapkan masyarakat dapat menerima vaksin baru tersebut dengan antusias yang tinggi,” ucapnya.
Dia juga menambahkan bahwa, target dari kegiatan seperti ini, seluruh peserta pertemuan mampu memberikan edukasi dan advokasi yang baik. Dan benar-benar kepada masyarakat, sehingga mereka menerima kehadiran vaksin baru tersebut yang pada akhirnya akan mempengaruhi hasil cakupan imunisasi.
” Kemudian Imunisasi masyarakat semakin kuat, dan angka kematian bayi, balita dan ibu menurun dan menuju target SDG’s yang ingin kita capai,” pungkasnya. (Ridi)













