Empat Lawang I Menindak lanjuti kegiatan Rapat Rencana Pembangunan Kawasan Pedesaan (RPKP) Kabupaten Empat Lawang, tahun 2017, yang digelar pada tanggal 19 September 2017 lalu dan diikuti dengan pelaksanaan survey oleh tim penyusun RPKP Kabupaten Empat Lawang, beberapa hari yang lalu, digelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Kawasan Pedesaan Kabupaten Empat Lawang, Senin (2/10).
Rapat yang digelar di aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Empat Lawang, ini dihadiri seluruh Kepala desa (Kades) se Kecamatan Pendopo Barat Kabupaten Empat Lawang, Pemerintah Kecamatan Pendopo Barat, Assiten I Pemkab Empat Lawang dan stake holder yang terkait, serta turut menghadirkan pembicara dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia.
Kepala Bidang Perekonomian Bappeda Empat Lawang, Topanzar Napolion SE dalam laporannya menyampaikan tujuan dari terselenggaranya kegiatan rapat koordinasi ini adalah dalam rangka menyusun dokumen rencana pembangunan kawasan pedesaan.
“Kemudian, kegiatan ini diikuti camat, kepala desa, aparatur desa dan perwakilan masyarakat dari Kecamatan Pendopo Barat, serta OPD yang terkait,” paparnya.
Masih disampaikan Topanizar, pada pelaksanaannya terdiri dari 3 (tiga) kali. Antara lain, rapat tim yang diaelenggarakan pada tanggal 19 September 2017 yang lalu, selanjutnya pelaksanaan survey ke wilayah Kecamatan Pendopo Barat. “Kemudian pada hari ini kita gelar rapat koordinasi penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Kawasan Pedesaan, pada pagi dan menjelang siang hari ini,” ucapnya.
Sementara, Sekretaris Bappeda Kabupaten Empat Lawang, Tarmizi SH MHum menyampaikan, tujuan dari rencana pembangunan kawasan pedesaan adalah, menegaskan berbagai kebijakan rencana program dan kegiatan pembangunan pada kawasan yang ditetapkan dalam pembangunan kawasan pedesaan yang ditunjuk, agar terwujudnya pembangunan dan pemanfaatan wilayah desa yang seauai dengan ruang wilayah Kabupaten Empat Lawang.
“Berikutnya, terwujudnya kesempatan untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan, pembangunan infrastruktur di pedesaan dan pengembangan tekhnologi tepat guna, peberdayaan masyarakat desa untuk meningkatkan akses pelayanan dan kegiatan ekonomi,” urainya.
Pada kesempatan tersebut, Tarmizi berharap agar kegiatan ini dapat diikuti oleh seluruh peserta, sehingga pembangunan kawasan pedesaan di Kabupaten Empat Lawang, dapat tercapai. “Patut kita syukuri, untuk pembangunan kawasan pedesaan sudah masuk ditahun 2017, menjadi kawasan pedesaan prioritas nasional atau KPPN, yang ditunjuk langsung dari pemerintah pusat yaitu di Kecamatan Sikap Dalam,” tambahnya.
Sementara itu, Senior Planner Direktorat Perencanaan Pembagunan Kawasan Pedesaan Kemendes PDTT, H Nanti Kasih Ade, selaku pemateri menyampaikan, karena Kabupaten Empat Lawang sifatnya mandiri dalam menyusun Rencana Pembangunan Kawasan Pedesaan (RPKP), perlu dilakukan pengarahan dari Kemendes PDTT.
“RPKP ini mencakup segala bidang, setelah disusun, nantinya akan ketahuan isu strategis, potensi, dan lainnya yang ada di kawasan tersebut. Kemudian dianalisis oleh tim dicarikan solusi. Mengenai kawasan desa ini juga, bisa dibangun melalui sumber dana baik APBdes, APBD, APBN. Nah dokumen RPKP inilah yang akan menjadi modal pemerintah,” jelasnya. (Ridi)













