Berita Daerah

Hujan Badai, 7 Tower SUTM PLN Roboh

389
×

Hujan Badai, 7 Tower SUTM PLN Roboh

Sebarkan artikel ini
IMG-20180324-WA0002
pemkab muba pemkab muba

Hujan Badai, 7 Tower SUTM PLN Roboh PALEMBANG I Hujan badai yang melanda Kota Muara Bungo, Rabu (21/3) pukul 18.00 WIB, mengakibatkan sepuluh pohon besar tumbang. Pohon tumbang menimpa jaringan listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) hingga tujuh tiang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) roboh.

Peristiwa ini mengakibatkan Penyulang Simbian jurusan Sriwijaya mengalami gangguan pada pukul 18.10 WIB. Gangguan itu membuat beberapa desa di bawah wilayah Rayon Bungo Kota dan Rayon Rimbo Bujang, seperti Desa Koto Jaya, Desa Danau, Desa Muara Kuamang, dan Desa Kuamang Kuning mengalami pemadaman.

Pasca insiden, petugas PLN langsung datang untuk melakukan perbaikan. Total jaringan yang jatuh ada 20 gawang, dengan total jarak 1 kms. Proses perbaikan jaringan pun memakan waktu cukup lama karena terkendala cuaca buruk.

Namun dengan usaha dan kerja keras petugas, akhirnya listrik dapat kembali normal kemarin.

“Ini tiang tumbang ditimpa pohon, total 7 batang tiang,” ungkap Manajer Area Muara Bungo Ridwan Adam.

Menurutnya, salah satu penyebab padamnya aliran listrik yang paling dominan adalah karena gangguan pohon. Dan gangguan listrik karena ranting atau batang pohon yang menyentuh jaringan sering kali tidak dapat diprediksi.

“Kapan waktunya, dan pemulihannya pun membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Dalam pemulihan listrik petugas harus menelusuri sepanjang jaringan,” terang Ridwan.

PLN sendiri memiliki Tim Khusus yakni Tim ROW. Tim inilah yang bertugas setiap hari. Selain untuk melakukan pemangkasan batang pohon, juga untuk pembersihan kawat listrik dari tali atau kerangka layang-layang, umbul-umbul, dan benda-benda lain yang mengganggu jaringan listrik.

Ridwan berharap apabila masyarakat ingin melakukan penebangan atau pemangkasan dahan pohon yang dekat jaringan PLN agar dapat berkoordinasi langsung. Sehingga tidak mengganggu jaringan listrik.

“Ini merupakan salah satu upaya PLN untuk meminimalisir terjadinya pohon yang tumbang saat hujan deras dan mengenai jaringan listrik. Sehingga menyebabkan pemadaman seperti kejadian sebelumnya,” terangnya. (Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *