Pagaralam | Balai Latihan Kerja Kota Pagaralam yang berada di Kelurahan Reba Tinggi Kecamatan Dempo Utara, sejak tahun 2014 sampai saat ini bekerja tanpa ada suport dari APBD Pemerintahan Kota Pagaralam, mirisnya seluruh kegiatan malah memakai Dana Pribadi dari Kepala UPTD BLK.
Kepala UPTD BLK Kota Pagaralam Diego Ossolino SH, MAP yang yang saat ini di bawah Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Tenaga Kerja bercerita suka duka sejak menjadi Kepala UPTD Balai bahwa dirinya dan Tim sering mengeluarkan dana pribadi untuk setiap Kegiatan Pelatihan tanpa suport dari Pemerintah Kota Pagaralam.
“Sampai saat ini setiap kegiatan yang kita lakukan masih memakai uang pribadi tanpa ada anggaran dari APBD Kota Pagaralam,” Ujar Pria yang kerap disapa Diego.
Diego menjelaskan maksud dari uang Pribadi ini setiap kita mendapatkan kegiatan paket Pelatihan dari kementrian apabila kegiatan tersebut baru maka segala fasilitas harus disiapkan dan itu sebenarnya kita Pemkot yang menyediakan segala sesuatunya.
Malah sebagai Kepala UPTD dirinya mengaku menyediakan segalanya tanpa ada anggaran dari pemkot atau instansi yang membawahi, “Ya terpaksa kita merogoh kocek sendiri untuk melengkapi peralatan serta fasilitas tersebut,” Ujar Diego.
Lanjut Diego, memang ada dana dari Kementrian Tenaga Kerja tapi hal tersebut setelah selesai kegiatan pelatihan yang jadi persoalan sebelum kegiatan dari Dinas terkait tidak ada anggarannya.
Yang jadi pertanyaan kata Diego, kenapa pihaknya (BLK) tidak pernah dilibatkan dalam setiap rancangan anggaran pembangunan di Panitia Pengesahan Anggaran DPRD Kota Pagaralam.
“Dari BLK tidak pernah dilibatkan, padahal seharusnya pihak pemerintah dan instansi yang membawahi kita harus mengetahui dan memenuhi tentang kebutuhan dari BLK ini,” Tegas Diego. (Digo)













