Bangka Belitung

Sebelum Ditemukan Tewas, Gelagat Jeppri Tak Seperti Biasanya & Sempat Shalat di Musholla

143
×

Sebelum Ditemukan Tewas, Gelagat Jeppri Tak Seperti Biasanya & Sempat Shalat di Musholla

Sebarkan artikel ini
20190925_162438
pemkab muba pemkab muba

Toboali | Sebelum ditemukan tewas mengenaskan secara gantung diri, Jeppri warga Jl Sukadamai Dalam RT 5 RW 1 Kelurahan Tanjung, Kecamatan Toboali sempat berteriak histeris pada Selasa (24/9) sekira pukul 03.00 WIB.

Hal ini diungkapkan oleh Sudiana, warga sekitar yang tepat berada di kediaman Jeppri. Menurut dia, jeritan histeris dari Jeppri membuat warga sekitar terbangun dari tidurnya dan berhamburan ke halaman rumah korban. 

“Dia jarang di rumah, nah malam kemarin ada, dia jerit sekitar jam tiga subuh. Jadi kami yang ada di sekitar sini kaget, ke luar rumah dan menanyakan ke dia kenapa bisa jerit,” ujar Sudiana, Rabu (25/9) siang kepada wartawan. 

http://beritamusi.co.id/2019/09/25/warga-sukadamai-dalam-digegerkan-dengan-tewasnya-jefri-karena-gantung-diri/

Saat ditanya, Jeppri mengaku bahwa salah satu adiknya telah dibunuh oleh dua orang di kediamannya. Padahal, pada saat itu adik Jeppri sedang tidak berada di sana dan ada di tempat keluarga yang lain. 

“Saat kita tanya, setelah jerita, buka pinta depan rumah dengan lebar, dia awalnya tidak tahu jawab apa. Katanya adiknya dibunuh dua orang, padahal adiknya tidur di tempat keluarga lain. Setelah itu dia tutup kembali pintu rumah,” ungkapnya. 

Heri, warga lainnya juga mengaku bingung dengan gelagat yang ditunjukkan oleh Jeppri dalam beberapa hari terakhir. Sebab menurut dia, baru pertama kali melihat Jeppri melaksanakan salat di Musholla Nuruddin. 

“Dia salat maghrib malam kemarin, ini baru pertama kali lihat dia salat di musholla. Pada saat salat, dia sambil nangis, gitu kan. Nah pada saat salat isya, dia juga ikut, dan pas doa, dia nangis lagi, ditanya diam saja,” kata Heri.

Terakhir dia melihat Jeppri pada Rabu (25/9) tadi pagi sekira pukul 07.00 WIB untuk pergi ke kediaman saudaranya yang berada di sekitar laut Sukadamai. Namun, pada siangnya dia kaget setelah mendapati bahwa Jeppri ditemukan tewas gantung diri.

“Dia jarang di rumah, banyak ikut ibunya dagang ke Muntok. Kita juga jarang kumpul dan dia tidak pernah cerita kalau sedang ditimpa masalah,” pungkas Heri.

Sementara itu, Kapolsek Toboali Iptu Yandrie C Akip mengatakan, dari hasil pemeriksaan tim identifikasi Polres Basel, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. 

“Jadi dari hasil hasil pemeriksaan tim identifikasi Polres Basel, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Hanya ditemukan luka lecet pada bagian leher bekas tali gantungan,” ujarnya. (Dedi Smile)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *