Berita Daerah

317 RTLH di Lahat Segera Dibangun

276
×

317 RTLH di Lahat Segera Dibangun

Sebarkan artikel ini
Pemkab Lahat sendiri terus berusaha membangun RTLH dan di tahun 2022 ini setidaknya akan ada 317 RTLH kembali dibangun yang tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Lahat.
pemkab muba pemkab muba

Beritamusi.co.id – Meski dikenal kaya akan sumberdaya alam seperti batubara, perkebunan dan lainya ternyata banyak warga Lahat yang tinggal atau menempati rumah tidak layak huni (RTLH). Bahkan sebagian RTLH berada di wilayah Kecamatan Merapi Area yang menjadi pusat pertambangan batubara. Namun, bukan tanpa upaya Pemkab Lahat sendiri terus berusaha membangun RTLH dan di tahun 2022 ini setidaknya akan ada 317 RTLH kembali dibangun yang tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Lahat.

“Melalui APBN dan APBD penanganan RTLH tahun 2022 akan ada 317 RTLH yang dibangun,”ujar Kepala Dinas PRKPP Pemkab Lahat, Limra Naupan, ST MT, saat sosialisasi dan launching aplikasi rumah baghi sebagai strategi penanganan rumah tidak layak huni di Kabupaten Lahat, Kamis (27/10/2022).

Dikatakan Limra, selama ini memang tersadapat kendala dalam pendataan RTLH sendiri. Dirinya berharap dengan adanya aplikasi warga dan Pemkab Lahat akan mendapatkan informasi yang tepat dalam menuntaskan keberadaan RLTH di Lahat. Aplikasi tersebut juga bukti keseriusan Dinas PRKPP dalam hal akuntabilitas, mendukunv program Pemkab Lahat, mewujudkan perekonomian yang inklusif, mandiri dan berkelanjutan didukung kualitas serta produktifitas SDM yang berdaya saing, inovatif dan berakhlak.

“317 RTLH yang akan dibangun di Desa Bandu Agung 85 unit, Lawang Agung Lama 18 Unit, desa Talang Tinggi 30 unit. Tiga desa itu berada di Kecamatan Muara Payang. Pembangunanya melalui APBN,”katanya.

Kemudian, untuk di kecamatan Merapi Selatan melalui alokasi APBN berada di Desa Tanjung Menang 10 unit, desa Padang 22 unit, Desa Lubuk Pedaro 16 unit, desa Lubuk Betung 16 unit, desa Geramat 51 unit. “Untuk di Kecamatan Gumay Ulu hanya berada di satu desa yakni Desa Tinggi Hari sebanyak 11 unit yang dibiayai APBD. Untuk di Kecamatan Gumay Talang bersumber dari APBD, di Desa Tanjung Alam satu unit dan Desa Mandi Angin satu unit,”tuturnya.

RTLH dalam Kota Lahat, bersumber dari APBD Desa Manggul dua unit, Kelurahan Kota Baru satu unit, Lembayung Satu unit, Giri Mulya Satu unit. Kemudian di Kecamatan Merapi Barat, juga sumber APBD di Desa Lebak Budi delapan unit, Desa Negeri Agung lima unit, Ulak Pandan 12 unit.

“Kemudian di Kecamatan Kikim Timur berada di Desa Tanjung Bindu 18 unit dan Karang Endah enam unit. Dibangun melalui APBD,”ujarnya.

Sementara itu, Sekda Lahat, Chandra, SH MM, pembangunan RTLH sendiri belum selesai. Pemkab Lahat sendiri akan menganggarkan di tahun 2023 dan targetnya minimal 360 RTLH sehingga tuntas. Dikatakanya, selama kepemimpinan Bupati Lahat, Cik Ujang, SH dan Wakik Bupati Lahat, H Haryanto, sudah ratusan RTLH dibangun sisanya akan terus diupayakan.

“Tahun 2023 mendatang akan kembali kita anggarkan. Dan kita bersyukur selain APBD juga dibantun APBN, Baznas dan perusahaan. Hanya saja selama ini seperti perusahaan bangun RTLH tapi tak termonitor. Makanya dengan adanya aplikasi rumah baghi kedepan data RTLH yang belum dan sudah dibangun bisa terdata,”sampainya. (Safitri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *