oleh

Ulah Virus ASF, 600 Ekor Babi Mati di Kabupaten Bangka

BANGKA – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka mencatat 600 ekor babi peliharaan warga di Kabupaten Bangka mati akibat serangan virus demam babi Afrika atau virus African swine dan fever (ASF).

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bangka Elius Gani menjelaskan, babi yang mati tersebut tersebar di Desa Air Dureng Pemali, Jelitik Sungailiat dan Desa Deniang Kecamatan Riau Silip.

“Penelerusan awal diketahuinya setelah ada laporan peternak yang babinya mati mencapai seratus ekor lebih,” jelasnya jelasnya.

Dikatakan, populasi babi yang dipelihara peternak terdata sebanyak 11.107 ekor. Tersebar di enam kecamatan yakni di Kecamatan Sungailiat, Pemali, Belinyu, Riau Silip dan Merawang.

Untuk meminimalisir angka kematian babi kata dia, pihaknya memaksimalkan tenaga penyuluh memberikan edukasi pencegahan penyembaran virus ASF yang sampai sekarang belum tersedia vaksin pencegahan.

“Selain memberikan edukasi pencegahan penyebaran virus, kami juga menyebarkan sarana publikasi singkat atau Leaflet untuk peternak babi serta melakukan pemetaan zona penyebaran ASF dengan cara menetapkan zona hijau, kuning dan zona merah,” katanya.

Meskipun vaksin virus ASF belum ditemukan dan angka kematian cukup tinggi bagi babi yang terinfeksi kata Elius Gani, demam babi Afrika tidak berbahaya bagi manusia. (Doni)

Komentar

Berita Lainnya