Berita Daerah

Tersangka Pembunuhan Kakak Adik Dirungkus

235

KAYUAGUNG I Masih ingat kasus pembunuhan kakak– adik yakni Andi Alias Aan (37) dan Biliyadi alias Bili (35), yang tewas ditembak menggunakan senjata api rakitan (senpira) di Desa Gajah Mati, Kecamatan  Sungai Menang, OKI pada bulan Mei lalu.kini Satu tersangkanya berhasil diciduk aparat unit Pidum Satrekrim Polres OKI.

Tersangkanya Santo (24), warga Desa Gajah Mati, Sungai Menang, OKI. Tersangka ditangkap aparat sekitar pukul 04.00WIB, Jumat (24/6/2016) di Desa Babat Supat, Musi Banyuasin. Penangkapan tersangka berawal dari informasi bahwa salah satu pelaku pembunuhan tinggal di Babat Supat.

Selanjutnya aparat pun melakukan penyelidikan. Saat digrebek, tersangka berusaha melawan. Aparat pun terpaksa menghadiahi betis kanan tersangka dengan timah panas.

“Sejak ribut itu aku pergi ke Babat Supat. Itu tempat mertua aku,” ungkap bapak satu anak ini.

Lanjut dia, bahwa saat kejadian dis ikut menusuk korban Aan serta menembak Ucok anak dari Aan. Aksi pembantaian tersebut lanjutnya dilakukan oleh sekitar 11 orang, yang kesemuanya masih satu keluarga. “Kami kesal karena nak nujah bapak aku karena masalah gaji. Jadi kami dului,” ungkapnya. Usai kejadian , sambungnya, mereka berpencar ada yang ke Jawa maupun luar Sumsel. “Kalau aku lari ke Babat Supat tempat istri aku,” sambungnya.

Ditegaskan Kapolres OKI AKBP Amazona Pelamonia melalui Kanit Pidum Polres OKI, Ipda Marwan bahwa aparat masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya. Pihaknya berharap agar para pelaku mau menyerahkan diri. “Untuk tersangka Santo masih kita lakukan pemeriksaan. Tersangka terpaksa kita tembak karena berusaha melawan petugas. Kita amankan pula sajam milik tersangka,” ungkap Marwan.

Seperti diwartakan sebelumnya,Peredaran senjata api rakitan semakin mengkhawatirkan. Kakak- adik warga Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, menjadi korban penembakan yakni Andi alias Aan (37) dan Biliyadi alias bilit (35).

Andi mengalami luka tembak di dada kiri tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Sedangkan Bilit meninggal di lokasi kejadian dengan luka tembak di paha kiri, dua  luka di perut , dua di dada , serta pisau masih menancap di kepala. Korban lainnya anak dari Andi, yakni Ucok dirawat di rumah sakit lampung akibat luka tembak di kaki kanan. Sementara pelakunya merupakan warga setempat berinisial DR (Darso) dan rekannya.

Peristiwa tragis itu terjadi Rabu (11/5/2016) sekira pukul 15.00 WIB,di base came nawa surya PT SGP Desa Gajah Mati.  Informasi yang dihimpun, berawal saat kedua korban yang merupakan buruh di perusahaan sawit tersebut usai mengambil gaji. Tiba-tiba datang rombongan pelaku menghampiri korban. Tiba – tiba terjadi keributan antara keduanya. Selanjutnya rombongan pelaku melakukan penembakan dan menusuk rombongan korban menggunakan senjata api dan senjata tajam. (Romi Maradona)

Exit mobile version