Politik

Suara PDIP Pada Pemilihan Wakil Walikota Palembang Terancam Pecah

228

PALEMBANG I Fraksi PDIP yang memiliki 9 kursi di DPRD Palembang terancam terbelah, sikap politik moncong putih ini bisa saja terjadi jika Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yudha Rinaldi tidak diusulkan oleh Walikota palembang ke DPRD Palembang.

“Jika nantinya nama Yudha tidak masuk dua nama yang diusulkan maka kami akan meminta petunjukan dari Partai. Aritnya pencoblosan nanti belum tentu satu suara, namun kami akan meminta petunjuk dari Partai siapa yang akan dipilih,”kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Palembang, M Aidl Adhari, Rabu (18/5).

Dikatakan Aidil, PDIP sebagai partai pengusung utama tetap optimis bahwa Yudah Rinaldi yang diusulkan sebagai kandidat Calon Wakil Walikota Palembang akan diusulkan oleh Harnojoyo kepada DPRD Palembang, namun dari empat nama yang ada adik kandung Romi Herton memiliki peluang besar dibandingkan kandidat lainnya.

“Kita berkeyakinan kader kita Yudha Rinaldi akan diusulkan kepada DPRD Palembang, karena Yudha sosok yang paling pantas untuk mendampingi Walikota Palembang,”ujar anggota Komisi II ini.

Sementara itu, sampai saat ini Walikota Palembang H Harnojoyo masih juga belum menyerahkan dua nama calon Wawako kepada DPRD Palembang. Terlebih lagi, orang nomor satu di Palembang tersebut tidak berada di Palembang.

“Pak Wali lagi di Jakarta menghadiri puncak HUT Dekranas,” ujar Kabag Humas Pemkot Palembang, Akhmad Mustain yang juga sedang berada di Jakarta. Ditanya mengenai waktu penyerahan nama Wawako, dirinya hanya mengaku singkat. “Bapak bilang secepatnya,” tambahnya lagi.

Kendati demikian, Mustain mengaku saat ini anggota Dewan kota sedang melaksanakan Kunker ke luar kota. Jadi, bisa saja Walikota menunggu Dewan pulang baru kemudian menyerahkan nama tersebut. “Bisa jadi tunggu Dewan pulang, karena semua anggota Dewan tidak ada ditempat,” akunya.

Disisi lain, meskipun sudah menyerahkan surat untuk secepatnya memberikan nama Wawako, semua anggota DPRD Palembang dipastikan hingga Jumat nanti masih berada di luar kota untuk menghadiri Kunker (kunjungan kerja). “Kami semua masih di luar kota, ada kegiatan kunker,”kata Ketua DPRD Palembang, Darmawan.

Sementara itu Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel Ishak Mekki memastikan tidak akan mengajukan satu nama pun ke wali Kota Palembang Harnojoyo sebagai bakal calon wakil wali kota. Ini dilakukan mengingat kadernya, Harnojoyo sudah duduk sebagai wali kota. “Jangan nanti kami dikatakan serakah. Jadi cukup wali kota,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumatera Selatan Aswari Rivai mengatakan pihaknya masih menunggu dua nama yang akan diajukan oleh wali kota Harnojoyo kepada DPRD Kota Palembang.

Dari sana Gerindra akan mengajukan dua nama tersebut kepada DPP Gerindra. “Biar DPP yang memutuskan kepada siapa dukungan akan kami berikan. Yang jelas kalau sekarang belum bisa berkomentar banyak,” katanya.

Hanya saja ia berharap nantinya yang mendampingi Harnojoyo mampu mengemban amanah dengan baik. Orang yang mampu mempercepat pembangunan di Kota Palembang. Sosok yang mengerti berbagai persoalan yang ada di Palembang. Apa lagi banyak kegiatan yang sudah menanti. Ada Asian Games, lalu pembangunan LRT yang sedang dilaksanakan serta kegiatan lainnya.(Supardi)

Exit mobile version