Berita Daerah

Selundupkan Narkoba ke Tahanan, Apandi Dibekuk Petugas

154
20200320_163245

Lahat | Apandi Saputra (28), warga Desa Tanjung Mulak, Kecamatan Pulau Pinang, Lahat ini, terbilang nekat.  Betapa tidak, ia nekat menyelundupkan narkoba kepada tahanan di Mapolres Lahat. Sayangnya, keberanian Apandi berujung petaka baginya.  

Pasalnya,  saat Apandi hendak mengantarkan narkoba kepada  Nopika (30), warga Desa Karang Anyar, Kota Lahat, yang tengah mendekam di sel tahanan Mapolres Lahat yang merupakan tersangka narkoba yang diciduk polisi, Rabu (26/2).

Sebelum dibekuk,  Apandi berpura-pura hendak mengantar makanan untuk tahanan Nopika. Naasnya saat dilakukan pemeriksaan, petugas jaga mendapati enam batang pipet plastik, dan satu batang pirek berisi serbuk sabu di dalam bungkusan nasi goreng, Apandi pun dibekuk dan diperiksa.  

“Tersangka mengetahui, itu isinya narkoba. Pengakuan tersangka baru satu kali. Tersangka kita jerat pasal 112 KUHP,” terang Kapolres Lahat, AKBP Irwansyah SIK, melalui Kasat Narkoba, AKP Bobby Eltarik, Jumat (20/3).

Terpisah, Tim Walet Polres Lahat juga mengamankan tiga tersangka narkoba lainnya yang saling berkaitan. Yakni M Refki Putra Samudra (25), warga Jalan Serelo Kelurahan Pasar Lama Kota Lahat. Galang Akbar (23) warga Desa Muara Danau, Kecamatan Tanjung Tebat, Lahat. Serta M Ramadhan (22), warga Kelurahan Lahat Tengah, Kota Lahat.

Refki tertangkap dikediamannya Senin (16/3) sekitar pukul 23.00 WIB lalu, ditemukan satu paket kecil sabu di dapur rumah, diakuinya didapat dari Galang. Berselang 20 menit, Galang ikut teringkus di kontrakannya di Gang Harapan I Kelurahan Bandar Agung, Kota Lahat. Ditemukan 1 paket kecil sabu dan timbangan digital dalam kamarnya, diakuo Galang sabu didapat dari M Ramadhan.

Usai dilakukan lidik, Selasa (17/3) sekitar pukul 03.30 WIB, akhirnya terkangkap. Dari tangan M Ramadhan juga ditemukan 1 paket kecil sabu, yang hendak dibuangnya.

“Semua tersangka berikut barang bukti  sudah diamankan, untuk diperiksa lebih lanjut. Kita pastikan anggota tidak akan kendor memburu pelaku narkoba, meski saat ini sedang hangat soal isu corona,” ucap Bobby. (Sfr)

Exit mobile version