Berita Daerah

Satlantas Polres OKU Tertibkan Parkir Liar di Seputaran SMA 1 OKU

275

BATURAJA – Sat Lantas Polres OKU menertibkan parkir liar yang berada di ruas jalan samping SMA Negeri 1 OKU, Jum’at (15/7/2022).

Parkir kendaraan roda 2 milik siswa SMA N 1 OKU ini dikoordinir oleh oknum warga setempat yang dikeluhkan masyarakat. Pasalnya parkir liar itu memakan badan jalan sehingga menyulitkan masyarakat sekitar yang hendak melintas.

Kapolres OKU, AKBP Danu Agus Purnomo SIK didampingi Kasat Lantas Polres OKU, AKP Sutrisman SH melalui Kanit Turjagwali Aiptu Andi Hendrianto mengatakan, penertiban parkir yang memakan badan jalan ini dilakukan setelah adanya keluhan masyarakat setempat.

“Kita menerima laporam bahwa parkir kendaraan siswa SMA N 1 OKU yang berada di ruas jalan samping sekolahan ini mengakitabkan penyempitan jalan. Ini akibat parkir yang berlapis sehingga arus lalulintas jadi tersendat dan ini menganggu aktifitas masyarakat,” kata Aiptu Andi.

Dituturkan Andi, Pihaknya telah memamggil dan menegur Faisal salah seorang warga setempat yang mengkoordinir/ juru parkir kendaraan siswa tersebut. Juru parkir ini juga menyediakan tempat parkir di halaman rumahnya.

“Kita sudah menegur dan meminta untuk tidak memarkir kendaraan di sepanjang ruas jalan karena menyebabkam kemacetan dan mengganggu warga yang melintas,” tegasnya.

Di singgung apakah siswa sekolah diperkenankan membawa kendaraan, Andi menegaskan sesuai aturan siswa sekolah dilarang membawa kendaraan, namun Andi tidak menampik masih banyak siswa yang membawa kendaraan saat ke sekolah.

“Kita siap menertibkan kendaraan siswa yang membawa kendaraan saat sekolah, namun kita juga berharap pemerintah daerah bisa memperhatikan dan  menyediakan fasilitas kendaraan seperti bus sekolah untuk mereka, kebanyakan siswa ini berada jauh dari sekolah. Kalau tidak ada kendaraan bagaimana mereka berangkat sekolah, namun sesuai aturan siswa tidak diperbolehkan untuk membawa kendaraan sendiri ke sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat yang namanya enggan disebut mengungkapkan parkir tersebut cukup menggangu masyarakat sebab dibuat berlapis hingga memakam badan jalan.

“Kalau mau melintas sangat susah padahal ini jalan poros yang menjadi perlintasan warga. Setiap hari banyak warga yang akan meangantar anak kesekolah atau hendak bekerja terganggu bahkan tidak bisa melintas jika mengunakan mobil,” ujarnya.

Warga tersebut hanya meminta agar tidak parkir di sepanjang jalan tersebut. “Kami tidak melarang mereka parkir cuma jangan sampai memakan badan jalan. Ini malah dibuat berbaris, kepada pihak sekolah kami juga berharap agar bisa mengimbau siswanya untuk tidak parkir di pinggir jalan,” pintanya.

Faisal salah satu warga yang mengkoordinir parkir tersebut mengatakan dirinya hanya menyediakan lahan parkir di pekarangan rumahnya. Mengenai parkir dipinggir jalan menurutnya ia tidak bisa melarang siswa tersebut. “Kita sudah arahkan untuk parkir tempat lain, namun untuk hari ini baru kami yang buka tempat parkir,” ujarnya.

Dituturkanya ada sekitar 5 orang warga yang membuka kantong parkir untuk siswa, satu kendaraan di pungut tarif Rp 3.000,- perkendaraan. “Ini ada sekita 200 lebih kendaraan yang parkir, sudah kita arahkan untuk parkir ketempat lain tapi masih ada yang memilih parkir dipinggir jalan, kebanyakan yang parkir siswa baru,” tandasnya.

Terpisah, kepala SMA N 1 OKU Anwar mengatakan pihak sekolah tidak menganjurkan para siswa untuk membawa kendaraan di lingkungan sekolah, namun diakuinya pihak sekolah juga tidak bisa melarang jika siswa membawa kendaraan tersebut dan memarkirkan kendaraan di luar lingkungan sekolah.

“Kita tidak mengangjurkan tapi juga tidak bisa melarang, banyak siswa kita ini jauh dari sekolah, dan mereka parkir di luar area sekolah,” ungkapnya.

Dikatakan Anwar permasalahan ini baru pertama kali terjadi, sebab hari ini merupakan hari pertama masuk sekolah dan mulai diberlakukan PTM 100 %. “Selama ini kan siswa belajar di rumah, dan ini hari pertama sekolah,” tandasnya. (HARISON)

Exit mobile version