oleh

Sasar Petani Milenial, IZI Sumsel Luncurkan Smart Farm Academy

PALEMBANG –  IZI Sumsel meluncurkan Program Smart Farm Academy untuk wilayah Kabupaten OKU Timur dan OKU Selatan, Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan ini, sebanyak 25 petani milenial siap untuk menggarap lahan yang akan ditanami sayur-sayuran seperti kacang panjang, cabai, terong, jagung dan jenis sayuran lainnya.

Adin Sampurna, Pimpinan cabang IZI Sumsel mengatakan, berdasarkan data statistik tahun 2018 sebesar 26,424 juta jiwa dibawah garis kemiskinan dan mayoritas adalah  petani.

Menurutnya, berkurangnya ketersediaan pangan nasional akibat lahan pertanian yang beralih fungsi sementara lahan tidur masih banyak yang belum produktif mengakibatkan beberapa komoditas pertanian impor.

“Ini menjadi PR besar bagi masyarakat Indonesia untuk bangkit menuju swasembada pangan,”katanya.

Ditambahkannya, kegiatan ini juga merupakan bentuk komitmen IZI dalam mengurai permasalahan kemiskinan dengan program Smart fram acamedy.

“Ini merupakan launching pertama kali di luar pulau jawa yaitu berada di provinsi sumatera selatan dan merupakan program ke 9 yang diluncurkan se indonesia sejak 2019 lalu,” terangnya.

Katanya, 25 petani milenial penerima manfaat ini akan dibina selama satu tahun full berupa Spiritual pertanian, Social Entrepreneur dan Teknologi Pertanian.

Kali ini, lanjut dia pihaknya menyasar dua wilayah di Sumsel yang berada di desa dadi rejo, kecamatan belitang III kabupaten OKU Timur dengan 15 penerima manfaat dan desa Ruos kecamatan buay rawah kabupaten OKU Selatan.

“Mayoritas petani yang menerima bantuan adalah dari kalangan petani melenial yang umurnya masih sangat produktif karena sesuai dengan targetan jangka panjang,”jelas dia.

Adin menjelaskan, kekuatan ekonomi harus datang dari desa dan itu adalah pertanian, kaum milenial juga harus berperan aktif dalam merubah mindset tentang pertanian pendampingan selama 12 bulan mulai pembuatan lahan sampai ketahap pemasaran menjadi bentuk pertanggung jawaban kita memastikan para penerima manfaat nantinya akan membuahkan hasil yang maksimal.

Sementara itu Nurianto, Sekdes Dadi Rejo menuturkan Pemerintah desa sangat mendukung dengan adanya program ini sebab program untuk kemajuan perekonomian desa dan demi kemakmuran dan kesajahteraan warga desa Dadi Rejo .

“Programnya berjalan lancar dan para penerima manfaat bisa menjalankan semua tahapan-tahapan dan mengikuti proses juga serta bisa menghasilkan sesuai dengan ekspektasi dan menghasilkan nilai ekonomis,” ucapnya.

Selain itu, dirinya juga berharap program ini dapat terus berjalan hingg beberapa tahun kedepan bukan hanya setahun. (romi)

Komentar

Berita Lainnya